Kemlu RI Konfirmasi Kematian Johannes Marliem

    Senin, 14 Agustus 2017 - 16:26 Editor : Redaksi Dibaca : 97 Views

    Menit.co.id – Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi kematian Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP, di Amerika Serikat pada pekan lalu.

    “Dari info yang diterima Kedutaan Besar RI di Washington DC yang didapat dari otoritas AS, jenazah yang ditemukan meninggal adalah Johannes Marliem,” kata Arrmanatha melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (14/8).

    Arrmanatha mengatakan Johannes ditemukan tewas sekitar pukul 02.00 dini hari pada 10 Agustus di Los Angeles.

    Meski begitu, dia tak menjelaskan lebih detail perihal di mana jasad pemilik firma marketing Marliem Consulting yang berbasis di Minneapollis, Minnesota, itu.

    Arrmanatha pun belum bisa menjelaskan penyebab kematian Johannes. Dia menuturkan Kemlu RI melalui KBRI masih menunggu penyelidikan otoritas AS.

    “Otoritas kemaanan setempat masih melakukan investigasi terkait penyebab dan insiden sebelum terjadinya kematian tersebut,” paparnya.

    Di sisi lain, mengutip Los Angeles Daily News, Juru Bicara LA County Coroner Rayna Hernandez mengonfirmasi bahwa Johannes Marliem tewas bunuh diri. Hernandez menyebut Johannes meninggal akibat “luka tembakan di bagian kepala”.

    Penyelidikan Status Kewarganegaraan

    Arrmanatha menuturkan status kewarganegaraan Johannes juga masih diselidiki lebih dalam lagi. Sebab, tuturnya, belakangan muncul sejumlah informasi berbeda mengenai kewarganegaraan Johannes yang diduga bukan lagi berstatus warga negara Indonesia.

    “Status kewarganegaraan yang bersangkutan juga akan didalami lebih jauh mengingat terdapat dua informasi yg berbeda mengenai status kewarganegaraan yang bersangkutan,” ujar Arrmanatha.

    Johannes merupakan saksi kunci kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang kini ditangani KPK.

    Dia merupakan pemasok alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identification system (AFIS) ke konsorsium penggarap proyek e-KTP.

    Dalam kasus yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka itu, nama Johannes kerap muncul dalam beberapa waktu terakhir.

    Dari tangan Johannes yang juga Direktur Biomort Lone LLC, penyidik KPK banyak mendapatkan bukti rekaman serta aliran uang e-KTP ke DPR dan pejabat Kemendagri, dari awal proyek itu.

    (cnn/cnn)



    Komentar Pembaca: