Main Bola Pakai Celana Pendek, Pria Malaysia Ini Dapat Denda

    Kamis, 28 September 2017 - 15:41 Editor : Redaksi Dibaca : 312 Views

    Menit.co.id – Pria asal Malaysia, Wan Khairul Hayyee Wali, dijatuhi hukuman denda oleh otoritas agama Kelantan. Penyebabnya, dia memakai celana pendek saat hendak bermain futsal.

    Wan Khairul mengaku tidak habis pikir dengan hukuman tersebut. Menurut pria 30 tahun itu, dia telah mengenakan celana pendek untuk bermain futsal selama bertahun-tahun sejak masih di sekolah menengah.

    “Saya sangat terkejut ketika seorang petugas penegak hukum syariah memberi saya sebuah pemberitahuan yang mengatakan bahwa saya telah melanggar Hukum Pidana Syariah karena memperlihatkan lutut saya,” kata Wan Khairul, dikutip dari The Star.

    “Serius, kenapa sekalian tidak bilang saya harus pakai sarung untuk main futsal,” tambah karyawan sebuah toko grosir itu dengan kesal.

    Surat pemberitahuan tentang hukuman denda itu diterima Wan Khairul pada hari Senin malam lalu, waktu setempat. Dia diperintahkan menghadiri sesi konseling di Pengadilan Syariah bulan depan.

    Jika terbukti bersalah, dia akan menghadapi denda 1.000 ringgit atau sekitar Rp3,1 juta. Khairul sebenarnya sudah mencoba menjelaskan kepada petugas bahwa dia sedang dalam perjalanan untuk bermain futsal.

    Dia juga harus turun dari mobilnya untuk membeli burger buat istrinya.

    “Jika saya tidak berhenti membeli burger, saya tidak akan pernah tahu bahwa memakai celana pendek adalah pelanggaran. Meskipun ketika kita sedang dalam perjalanan untuk berolahraga,” kata Wan Khairul.

    Denda Itu Ternyata…

    Meskipun demikian, Wan Khairul memutuskan untuk menghadiri sesi konseling.

    “Jika itu adalah pelanggaran, mereka harus menjelaskannya kepada publik. Bagaimana kita bisa tahu bahwa ini adalah pelanggaran karena bahkan pemain sepak bola memakai celana pendek,” katanya.

    Sementara itu seorang pejabat Departemen Agama Islam Kelantan mengatakan kode berpakaian syariah hanya berlaku untuk Muslim saja.

    “Kami tidak mengambil tindakan terhadap non-Muslim. Kami bahkan tidak mengambil tindakan jika perempuan non-Muslim memakai celana pendek di depan umum,” kata petugas tersebut.

    Petugas tersebut juga mengatakan Wan Khairul tidak perlu membayar denda jika menghadiri sesi konseling.

    “Kami hanya ingin umat Muslim berpakaian sopan saat berada di ruang publik, sesuai dengan ajaran agama Islam,” pungkas petugas tersebut.

    (dream/dream)



    Komentar Pembaca: