Amerika Serikat Berpotensi Jadi Produsen Minyak Mentah Terbesar 2019

    Minggu, 18 Februari 2018 - 13:16 Editor : Redaksi Dibaca : 231 Views

    Menit.co.id – Amerika Serikat (AS) berpotensi menyalip Arab Saudi dan Rusia sebagai produsen minyak mentah terbesar di dunia.

    Perubahan kebijakan di sektor energi yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump, membuat AS memaksimalkan penggunakan energi fosil mereka sendiri dibandingkan impor, seperti yang diterapkan selama ini.

    Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) mengestimasi produksi minyak dari lapangan shale mampu mendongkrak total produksi AS sebanyak 846.000 barel per hari (bph) hanya dalam tiga bulan pada akhir 2017.

    Angka ini mengokohkan AS sebagai produsen nomor tiga terbesar di dunia. Hingga kini, Rusia masih menjadi produsen minyak mentah terbanyak dengan produksi sekitar 10,5 juta bph, disusul oleh Arab Saudi yaitu 10,4 juta bph.

    Adapun, IEA memperkirakan produksi AS akan menyamai Arab pada tahun ini dari posisi produksi tahun lalu yang masih berada di level 8,87 juta bph.

    Masih menurut IEA, total produksi minyak mentah AS akan bertambah 8 juta bph pada 2025, laju pertumbuhan produksi yang disebut sebagai terkuat sepanjang sejarah sejak minyak ditemukan.

    “Semua indikator menunjukkan bahwa pertumbuhan sangat cepat [dari produksi minyak] AS dalam kurva yang sempurna,” kata IEA, seperti dikutip dari thisismoney.co.uk, Minggu (18/1).

    Tak hanya itu, produksi yang melimpah tersebut juga berpeluang menjadikan AS bertransformasi dari negara importir minyak menjadi eksportir raksasa. AS diprediksi akan memasok 6%-8% dari total kebutuhan minyak dunia pada 2020.

    Hal ini selaras dengan laporan bahwa konsumsi minyak mentah dunia akan tumbuh solid dalam dua tahun ini, yakni naik rata-rata 1,7 juta bph untuk 2018 dan 2019.

    (cnbc/cnbc)



    Komentar Pembaca: