Bank Mandiri Memilih Ganti Kartu Nasabah Korban Skimming

    Selasa, 27 Maret 2018 - 08:40 Editor : Redaksi Dibaca : 154 Views

    Menit.co.id PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tidak akan memblokir kartu nasabah meski berpotensi terkena skimming. Perseroan memilih mengganti kartu nasabah langsung apabila dilaporkan oleh nasabah.

    Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, nasabah seharusnya melapor ke Bank Mandiri apabila terkena skimming. “Kalau ada transaksi yang salah, harus lapor, nanti kami ganti baru,” ujar dia seperti dikutip Senin, (26/3/2018).

    Menurut Kartika, apabila kartu nasabah terkena skimming, maka magnetic stripe-nya yang perlu diganti. Pasalnya, data di dalam magnetic stripe-nya sudah dibaca. “Magnetic-nya rusak, jadi perlu ganti baru,” ungkap dia.

    Pencegahan lain yang dilakukan oleh Bank Mandiri adalah dengan mempercepat migrasi kartu ke chip yang seharusnya pada tahun 2021 menjadi tahun 2020. “Migrasi kartu debit ke chip ini membutuhkan waktu, karena masalahnya bukan cuma kartu, tapi juga mesin ATM dan EDC, kalau di-improve perlu tiga tahun,” tegas dia.

    Sebelumnya, BRI melakukan pemblokiran semua kartu ATM nasabah yang terkena atau diduga skimming. Adapun jumlah kartu yang diblokir berjumlah kurang dari 1.000 kartu.

    Direktur Utama BRI Suprajarto menjelaskan, kartu ATM nasabah yang terkena skimming sudah tidak lagi aman digunakan untuk transaksi. Sehingga, BRI perlu memblokir semua kartu agar nasabah mengganti kartunya.

    “Kami juga membuka layanan di kantor untuk penggantian kartu,” ujar dia seperti dikutip Senin (26/3/2018).

    Namun jumlah kartu yang diganti, menurut dia tidak terlampau banyak. “Tidak sampai jutaan, nasabah kami kami 52 juta. Ini jauh di bawah, mungkin kurang dari 1.000,” ungkap dia.

    (cnbc/net)



    Komentar Pembaca: