Pemprov DKI Jakarta Pantau Seluruh Hotel Sejenis Alexis

    Kamis, 2 November 2017 - 10:53 Editor : Redaksi Dibaca : 534 Views

    Menit.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membentuk tim terpadu untuk mengawasi dan menyelidiki tempat hiburan sejenis Hotel Alexis.

    Tujuannya, mengawasi kesesuaian izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dengan prakteknya.

    “Tim tersebut juga melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap hotel dan griya pijat lainnya agar tidak melakukan kegiatan operasional,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati, melalui siaran persnya, Kamis (2/11).

    Tim terpadu ini merupakan gabungan berbagai pemangku kebijakan. Ia sendiri tidak mengungkap secara rinci anggotanya.

    Yang jelas, pihaknya akan memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi tentang penyalahgunaan tempat usaha pariwisata. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum sesuai peraturan.

    “Melaporkan hasil investigasi/penyelidikan/pengawasan secara berkala kepada pimpinan,” imbuhnya. Pada prinsipnya, ia menjelaskan, tim ini akan bertugas untuk mengawasi kesesuaian perizinan dengan praktiknya.

    “Tim terpadu akan melakukan penyelidikan dan investigasi terhadap usaha hiburan malam yang terindikasi melakukan praktik asusila/prostitusi, pelanggaran jam operasional, penyimpangan TDUP lainnya,” tutur dia.

    Sebelumnya, izin Hotel dan Griya Pijat Alexis disebut telah habis tanggal 29 Agustus 2017. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tidak mengabulkan permohonan perpanjangan TDUP dari PT. Grand Ancol Hotel.

    Alasannya, ada informasi dari media massa tentang praktek asusila hotel tersebut.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tengah menyiapkan lapangan pekerjaan baru bagi para pekerja Hotel dan Griya Pijat Alexis yang telah dirumahkan. Dia berencana menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

    Sandiaga mengatakan, para pekerja Alexis nantinya bakal dilatih oleh Kelompok Masyarakat Ekonomi Syariah sebelum disalurkan bekerja di bidang pariwisata halal, seperti Hotel Syariah.

    “Kami kedatangan teman-teman dari Masyarakat Ekonomi Syariah, mereka bersedia bantu kami untuk training pekerja Alexis yang sudah dirumahkan,” mata Sandi di Balai Kota, Kamis (2/11).

    Pekerja Alexis Bakal Disalurkan ke Sektor Wisata Syariah

    Saat ini Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno masih menunggu data jumlah karyawan Alexis yang khusus KTP DKI agar bisa segera direkrut dan dilatih supaya bisa mendapat pekerjaan baru.

    Menurutnya akan sangat mudah bagi eks karyawan Alexis bekerja di hotel lain karena sebelumnya telah memiliki pengalaman di bidang yang sama. “Bedanya, ini hotel syariah atau hotel konvensional,” kata Sandi.

    Sandiaga juga menyebut saat ini di Jakarta telah berdiri beberapa Hotel Syariah yang menggunakan sistem manajemen dan operasionalnya berbasis pada syariat Islam.

    Dia pun mengaku ingin mengedepankan halal tourism dengan memperbanyak hotel-hotel syariah di Jakarta. “Halal tourism ini kan sedang booming, di London, Tokyo, Seoul sudah ada, kita harus kembangkan di Jakarta, jangan mau ketinggalan,” kata Sandi.

    Dia menilai, jika pariwisata halal ini bisa dikembangkan di Jakarta, maka akan membuka lapangan kerja baru. Ini juga bisa jadi peluang bagi eks karyawan hotel lain serupa Alexis untuk bekerja di tempat-tempat tersebut. “Ya bisa, ini akan membuka lapangan kerja baru untuk mereka,” kata dia.

    Sumber: CNN Indonesia



    Komentar Pembaca: