Alexis Tutupi Logo Usaha dengan Kain Hitam Usai Izinya di Stop

    Selasa, 31 Oktober 2017 - 11:53 Editor : Redaksi Dibaca : 425 Views

    Menit.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menolak permintaan pihak Alexis Hotel untuk melakukan pendaftaran ulang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel dan Griya Pijat Alexis.

    Ditolaknya TDUP oleh Anies, maka secara otomatis Alexis tidak boleh melakukan kegiatan di tempat tersebut.

    Pantauan wartawan, tampak dari depan Alexis atau pinggir jalan tulis atau logo Alexis yang tadi terlihat jelas oleh masyarakat, kini sudah tidak lagi terlihat dengan jelas.

    Karena logo atau tulisan Alexis itu sendiri telah ditutup dengan menggunakan kain lebar berwarna hitam yang juga menggunakan lakban berwarna hitam.

    Sebelum masuk ke dalam Alexis, tamu terlebih dahulu melewati post pemeriksaan yang terletak di sebelah kiri pintu masuk Alexis. Di pos itu, nantinya pengunjung harus diperiksa segala barang bawaannya oleh petugas jaga dan juga harus mengisi buku tamu pengunjung.

    Di post pemeriksaan itu, juga terdapat sebuah tulisan dan logo ‘Dilarang membawa makanan & minuman kecuali untuk tamu yang menginap’. Selain itu juga sebuah tulisan dan juga logo ‘Pos pemeriksaan tas koper, ransel & tas sejenisnya lainnya wajib diperiksa’.

    Jika seorang pengunjung membawa kendara roda empat, maka nantinya pengunjung akan memberikan mobil itu kepada seorang valet untuk dibawa ke tempat parkir Alexis. Untuk tarinya itu tertulis ‘Tarif Valet Rp 45.000 diluar biaya parkir. Jam operasional 12.00 WIB – 05.00 WIB’.

    Tepat di sebelah kanan dan kiri depan pintu sebelum masuk Alexis, terdapat dua buah boneka ciri khas atau budaya DKI Jakarta (Betawi) yaitu ondel-ondel. Yang dimana ondel-ondel itu berwarna oren tepat di sebelah kiri pintu masuk dan kuning di sebelah kanan pintu masuk.

    Selain adanya ondel-ondel yang menjaga Alexis, terdapat juga sekitar lima petugas jaga yang menggunakan seragam berwarna hitam dan ada juga yang memakai seragam berwarna cokelat.

    Setelah masuk ke dalam Alexis, pengunjung yang akan menyewa kamar atau menginap di Alexis, harus mendatangi meja receptionist yang dimana disitu sudah ada petugas yang dimana petugas itu merupakan seorang wanita.

    Usai menyewa, maka tamu atau pengunjung pun langsung diarahkan oleh petugas lainnya untuk diantarkan ke kamar tujuan yang sudah pengunjung sewa dengan menggunakan lift yang tepat berada dibalik meja receptionist.

    Untuk di lantai dua Alexis sendiri, itu merupakan tempat untuk para pengunjung untuk bersantai yang mana di lantai dua itu adalah bar atau tempat untuk memesan minum dan makan ringan.

    Namun, untuk saat ini Alexis belum boleh melakukan kegiatan sampai pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat TDUP, agar bisa melanjutkan kegiatan atau usaha.

    Tidak adanya kegiatan di Alexis karena Pemprov DKI Jakarta menolak daftar ulang TDUP. Maka pihak Alexis memasang sebuah tulisan dengan menggunakan standing sign yang bertuliskan ‘Alexis Hotel and Spa is Not in Operation Until Further Notice’. Yang dimana artinya ‘Hotel dan Spa Alexis tidak beroperasi sampai pemberitahuan lebih lanjut’.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: