Enam Masalah Kesehatan Menimpa Anak Down Syndrome

    Rabu, 21 Maret 2018 - 20:55 Editor : Redaksi Dibaca : 118 Views

    Menit.co.idDown syndrome atau disebut juga sindrom Down merupakan salah satu kelainan genetik yang cukup sering dijumpai. Anak yang lahir dengan kondisi ini mempunyai karakteristik fisik khas, seperti hidung datar, letak telinga yang rendah, leher yang pendek, lidah besar, dan lainnya. Selain itu, anak dengan Down syndrome juga sering dikaitkan dengan kemampuan kognitif yang lebih rendah.

    Di balik sederet hal tersebut, anak dengan Down syndrome juga berisiko tinggi untuk mengalami masalah kesehatan lain, seperti:

    1. Gangguan jantung

    Hampir setengah jumlah anak dengan Down syndrome memiliki penyakit jantung kongetital (bawaan). Mereka juga umumnya mengalami berbagai kelainan jantung berupa kebocoran dinding jantung, masalah katup jantung, hingga kelainan pembuluh darah besar.

    Akan tetapi, kelainan jantung yang paling sering terjadi pada anak dengan down syndrome adalah kebocoran katup jantung antar serambi dan antar bilik jantung (antrioventricular septal defect).

    Kelainan jantung bawaan dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya penumpukan cairan di paru-paru. Keadaan ini meningkatkan risiko kejadian infeksi paru, gagal jantung, tubuh anak tampak biru, berat badan sulit naik, dan berbagai masalah lain. Karena itu, pada anak dengan Down syndrome dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan EKG (echocardiografi) secara berkala.

    2. Masalah penglihatan

    Lebih dari 60% anak dengan Down syndrome memiliki masalah penglihatan, salah satunya katarak sejak lahir. Risiko ini meningkat seiring dengan pertambahan usia anak dengan Down syndrome.

    Masalah mata lain yang dapat terjadi pada anak dengan Down syndrome adalah rabun dekat dan gerakan bola mata involuter (terjadi secara tiba-tiba).

    3. Masalah pendengaran

    Masalah pendengaran terjadi pada 70-75% anak dengan Down syndrome. Dalam hal ini, salah satu kondisi yang biasanya timbul adalah infeksi atau peradangan pada telinga.

    Masalah pendengaran pada anak dengan Down syndrome biasanya disebabkan oleh masalah pada struktur anatomis telinga. Oleh karena itu, mereka yang mengalami kondisi tersebut wajib menjalankan pemeriksaan pendengaran saat dilahirkan.

    4. Infeksi

    Anak dengan Down syndrome memiliki risiko 12 kali lipat untuk mengalami infeksi dibandingkan dengan orang biasa. Hal ini karena anak dengan gangguan tersebut memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh, sehingga kuman atau bakteri sangat mudah mencetuskan infeksi. Itulah sebabnya, anak dengan Down syndrome perlu mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.

    5. Penurunan kadar hormon tiroid

    Anak dengan Down syndrome juga rentan mengalami kekurangan hormon tiroid (hipotiroid). Kondisi ini menyebabkan terjadinya hipotermia atau suhu tubuh sangat rendah, sulit buang air besar, tampak lemas, lidah besar, rahang kecil, pusar menonjol, dan kegemukan atau obesitas. Oleh karena itu, skrining kadar hormon tiroid juga penting dilakukan pada anak yang menderita Down syndrome.

    6. Kelainan darah

    Kanker darah (leukemia) merupakan salah satu kondisi yang lebih sering terjadi pada anak dengan Down syndrome. Risikonya adalah 10-15 kali lipat lebih besar untuk dibandingkan anak normal.

    Selain leukemia, anak dengan Down syndrome juga lebih sering mengalami anemia alias kurang darah, juga polisitemia vera atau peningkatan kadar sel darah merah. Masalah ini membutuhkan penanganan dan pemantauan khusus dari tim medis yang ahli.

    Demikian beberapa masalah kesehatan yang sangat mungkin terjadi pada anak dengan Down syndrome. Tetap waspada, tetap jaga kesehatan Anda dan keluarga. Salam sehat!

    Sumber: klikdokter.com



    Komentar Pembaca: