Bahaya Tidur Terlalu Lama, Diabetes hingga Berujung Kematian

    Senin, 19 Februari 2018 - 19:54 Editor : Redaksi Dibaca : 193 Views

    Menit.co.id – Setelah lelah beraktivitas, tidur menjadi kunci untuk memulihkan kondisi badan. Namun selain kurang tidur, tidur terlalu lama atau berlebihan juga menjadi masalah.

    Kantuk yang berlebihan ternyata merupakan tanda beberapa masalah kesehatan. Tidur terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko banyak penyakit bahkan kematian.

    Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda karena dipengaruhi oleh usia dan penuaan, kurang tidur, kualitas tidur, hingga kehamilan. Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur 7-9 jam per hari. Lebih dari itu, dapat dikategorikan kelebihan tidur.

    Tidur terlalu lama yang juga dikenal dengan istilah hipersomnia kemungkinan dapat disebabkan oleh beberapa mulai dari masalah tiroid, penyakit jantung, apnea, depresi, narkolepsi, dan pengaruh obat tertentu.

    Tidur terlalu lama juga dikaitkan dengan beberapa penyakit berikut ini.

    1. Diabetes
    Penelitian menunjukkan tidur terlalu lama atau kekurang tidur setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes.

    2. Obesitas
    Studi terbaru menunjukkan orang yang tidur 9-10 jam atau lebih per hari, 21 persen lebih mungkin menjadi gendut dalam enam tahun ketimbang orang yang tidur 7-8 jam per hari. Hasil penelitian ini bahkan tetap sama jika perhitungan ditambahkan dengan makanan dan olahraga.

    3. Sakit kepala
    Tidur lebih lama dari biasanya dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Para peneliti percaya ini terjadi karena efek yang terjadi pada neurotransmitter di otak termasuk serotonin. Orang yang tidur di siang hari dan kesulitan tidur di malam hari juga bakal merasakan efek yang sama.

    4. Depresi
    Sebuah penelitian menemukan sekitar 15 persen orang yang tidur lebih lama ternyata memiliki depresi. Kebalikannya, tidur yang cukup secara rutin justru ampuh menyembuhkan depresi.

    5. Penyakit jantung
    Penelitian dari The Nurses’ Health Study, seperti dilansir dari Web MD, menunjukkan perempuan yang tidur 9-11 jam per hari, 28 persen lebih mungkin terkenan penyakit koroner ketimbang yang tidur 8 jam per hari.

    6. Kematian
    Studi juga mendapati orang yang tidur 9 jam atau lebih memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dibanding yang tidur 7-8 jam per hari. Tidak ada alasan spesifik mengapa ini bisa terjadi.

    Namun, peneliti berpendapat hal ini berhubungan dengan depresi dan status sosial ekonomi rendah yang menyebabkan peningkatan angka kematian.

    (cnn/cnn)



    Komentar Pembaca: