Jangan Sampai Kelebihan atau Kekurangan Hormon Tiroid

    Sabtu, 25 Agustus 2018 - 15:17 Editor : Redaksi Dibaca : 72 Views

    Menit.co.id Hormon tiroid adalah salah satu hormon paling penting dalam tubuh karena keberadaannya memengaruhi tiap sel dan organ. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang berada di tengah leher bagian depan.

    Ada tiga hormon yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar tiroid, yaitu tiroksin (T4), triiodothyronine (T3), dan kalsitonin. Karena hormon tiroid memegang peranan penting bagi tubuh, produksi yang berlebihan maupun terlalu sedikit akan berdampak langsung kepada kesehatan tubuh secara umum.

    Fungsi Hormon Tiroid

    Beberapa hal di bawah ini adalah fungsi yang dimiliki oleh hormon tiroid, yaitu:

    • Melakukan kontrol terhadap proses pembakaran kalori yang dilakukan oleh tubuh. Kontrol metabolisme ini dapat berdampak kepada kenaikan atau penurunan berat badan seseorang.
    • Mengontrol kecepatan pengolahan makanan dalam sistem pencernaan.
    • Membantu mengatur irama detak jantung dan tekanan darah.
    • Menaikkan atau menurunkan suhu tubuh.
    • Mengontrol kecepatan tubuh dalam melakukan reproduksi sel.
    • Membantu pertumbuhan pada anakanak.
    • Mengoptimalkan pertumbuhan otak, terutama pada anakanak.
    • Mengaktifkan sistem saraf untuk meningkatkan daya fokus dan kecepatan refleks tubuh.

    Pada umumnya, produksi berlebih dari hormon tiroid akan membuat segala sesuatu di dalam tubuh berjalan lebih cepat dari seharusnya. Begitu pun sebaliknya, dampak kurang baik juga akan dirasakan tubuh bila hormon tiroid diproduksi dalam jumlah yang terlalu sedikit.

    Untuk bisa bekerja secara optimal, hormon tiroid memerlukan stimulus dari kelenjar hipofisis (pituitary). Kelenjar yang berada di otak ini akan memproduksi, menyimpan, dan melepaskan thyroid stimulating hormone (TSH) atau pemicu produksi hormon tiroid. Jumlah TSH inilah yang menjadi salah satu penanda tinggi atau rendahnya hormon tiroid dalam tubuh.

    Dampak Kelebihan Hormon Tiroid

    Karena peranan hormon tiroid amat penting bagi tubuh, menjaga stabilitasnya menjadi sangat penting untuk dilakukan. Salah satu kondisi yang dapat memengaruhi hormon tiroid adalah hipertiroidisme. Hipertiroidisme merupakan kondisi ketika kelenjar tiroid terlalu aktif memproduksi hormon, sehingga kadar hormon tiroid di dalam darah menjadi sangat tinggi.

    Beberapa gejala di bawah ini dapat muncul jika seseorang memiliki terlalu banyak hormon tiroid atau kelenjar tiroidnya terlalu aktif:

    • Mengalami penurunan berat badan.
    • Gemetar atau tremor.
    • Mengalami kerontokan rambut.
    • Menjadi gugup atau gelisah.
    • Sulit berkonsentrasi.
    • Tubuh mengeluarkan keringat secara berlebih.
    • Sensitif atau tidak tahan dengan suhu panas.
    • Gelisah dan susah tidur.
    • Mudah lelah.
    • Detak jantung menjadi cepat.

    Dampak Kekurangan Hormon Tiroid

    Jumlah hormon tiroid yang terlalu sedikit lebih dikenal dengan istilah hipotiroidisme. Hipotiroidisme merupakan kondisi di mana kelenjar tiroid tidak mampu memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Hal inilah yang membuat proses metabolisme tubuh menjadi terganggu.

    Beberapa gejala kekurangan hormon tiroid, antara lain:

    • Mengalami metabolisme tubuh yang lambat.
    • Mudah mengalami kenaikan berat badan.
    • Mudah lelah.
    • Gangguan memori.
    • Susah buang air besar atau konstipasi.
    • Terlalu peka terhadap udara dingin.
    • Detak jantung lebih lambat dibandingkan kondisi normal.
    • Memiliki kulit kering.
    • Memiliki suara yang serak.
    • Rambut kering dan mudah patah.
    • Mengalami depresi.

    Gejala gangguan hormon tiroid ini dapat menyerupai penyakit lain. Pada wanita, kondisi kelebihan atau kekurangan hormon tiroid sama-sama dapat memengaruhi siklus menstruasi. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan tiroid. Mengingat fungsinya yang vital, gangguan hormon tiroid tidak bisa dianggap remeh dan perlu segera diatasi.

     

    Sumber: alodokter



    Komentar Pembaca: