Memahami Sistem Getah Bening dan Gangguan yang Dapat Terjadi

    Selasa, 4 September 2018 - 11:24 Editor : Redaksi Dibaca : 113 Views

    Menit.co.id Sistem limfatik atau dikenal dengan sistem getah bening merupakan bagian penting dari sistem kekebalan atau imunitas tubuh. Sistem limfatik berperan dalam menghasilkan, menyimpan dan membawa sel-sel darah putih untuk melawan infeksi, serta penyakit lainnya.

    Sistem limfatik terdiri dari beberapa organ yang memiliki fungsinya masing-masing dalam menunjang kekebalan tubuh. Ketika fungsi sistem limfatik terganggu, maka tubuh akan menjadi lebih rentan mengalami penyakit karena kekebalan tubuh ikut terganggu.

    Memahami Fungsi dan Organ Sistem Limfatik
    Sistem limfatik memiliki beragam fungsi untuk tubuh, berikut ini beberapa fungsi utamanya:

    • Melawan penyebab infeksi.
    • Menangani sel kanker.
    • Menangani produksi sel yang mungkin menyebabkan penyakit atau gangguan.
    • Mengatur keseimbangan cairan tubuh.
    • Menyerap sebagian lemak makanan dalam usus.

    Organ dari sistem limfatik terdiri dari sumsum tulang belakang, limpa, timus, kelenjar getah bening, cairan getah bening, dan pembuluh getah bening. Pada manusia, sumsum tulang belakang dan kelenjar timus adalah kunci utama dalam fungsi kekebalan tubuh. Semua limfosit berasal dari sel induk di sumsum tulang belakang. Kerusakan pada organ ini dapat menimbulkan efek yang sangat buruk pada sistem kekebalan tubuh.

    Limpa berperan menyaring dan memonitor darah dalam tubuh. Selain itu, limpa juga berperan dalam memproduksi dan menyimpan banyak sel, termasuk berbagai sel darah putih yang penting sebagai kekebalan tubuh.

    Sementara itu, kelenjar timus berperan sebagai penghasil sel-sel yang disebut limfosit sel T. Limfosit merupakan bagian dari sel darah putih yang sangat penting dalam memberi respons kekebalan tubuh, terutama saat mengalami infeksi. Kelenjar getah bening dan pembuluh getah bening juga memiliki manfaat yang besar dalam kekebalan tubuh.

    Cairan getah bening berfungsi dalam mengangkut zat asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh, seperti bakteri, sel kanker, sel mati atau rusak, untuk disaring oleh kelenjar getah bening. Zat sisa yang dianggap berbahaya akan dilawan oleh limfosit dan zat pendukungnya, kemudian dibuang oleh tubuh.

    Beragam Gangguan Sistem Limfatik

    Ada beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem limfatik, diantaranya:

    • Infeksi
      Baik infeksi virus maupun bakteri, akan memicu perlawanan dari sistem kekebalan tubuh, termasuk yang ada pada kelenjar getah bening. Pada kondisi tertentu, reaksi ini menyebabkan peradangan kelenjar getah bening atau limfadenitis, yang dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening.
    • Kanker
      Adanya tumor dapat menghalangi saluran limfatik ke kelenjar getah bening yang mengganggu aliran cairan getah bening. Kanker yang muncul pada sistem limfatik dikenal sebagai limfoma. Ketika sel-sel limfosit dalam sistem limfatik diserang oleh sel kanker, maka sistem kekebalan tubuh akan menurun.
    • Penyumbatan (obstruksi)
      Obstruksi dalam sistem limfatik menyebabkan terjadinya penumpukan cairan (limfedema). Obstruksi dapat disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut akibat kerusakan pada pembuluh getah bening, misalnya karena radioterapi, cedera, infeksi, atau operasi pengangkatan kelenjar getah bening. Jaringan parut tersebut akan menghalangi atau menyumbat aliran cairan getah bening dan menyebabkan pembengkakan organ.

    Sistem limfatik sangat penting untuk kekebalan tubuh terhadap berbagai infeksi dan penyakit. Jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang kemungkinan berkaitan dengan sistem limfatik, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.

    Sumber: Alodokter



    Komentar Pembaca: