Panjang dan Berat Badan Bayi 6 Bulan Jadi Tolak Ukur Perkembangan

    Jumat, 20 April 2018 - 16:50 Editor : Redaksi Dibaca : 1510 Views

    Menit.co.id Panjang dan berat badan bayi 6 bulan bayi, dapat dijadikan tolok ukur bagi tumbuh kembang bayi. Selain itu, mengukur lingkar kepala bayi juga tidak kalah penting untuk memastikan bayi tidak mengalami gangguan kesehatan.

    Selain tiga hal tersebut, ada beberapa faktor perkembangan bayi yang sebaiknya diperhatikan orang tua. Kebiasaan tidur, kemampuan komunikasi, dan pola makan, merupakan beberapa bentuk perkembangan Si Kecil yang perlu diperhatikan.

    Panjang dan Berat Badan Rata-rata Bayi 6 Bulan
    Panjang dan berat badan, serta lingkar kepala bayi, sebaiknya menjadi perhatian utama orang tua dalam mengikuti tumbuh kembang bayi. Panjang bayi pada usia 6 bulan bertambah 1-2 cm dari bulan sebelumnya, yaitu menjadi 61,5 sampai 70 cm untuk bayi perempuan,

    Dibandingkan berat badan bayi 5 bulan, berat badan bayi 6 bulanbulan seharusnya mengalami peningkatan. Berat badan normal pada usia ini adalah 6-9,5 kg untuk bayi perempuan, sedangkan untuk bayi laki-laki berkisar 6,5-10 kg. Umumnya berat badan bayi 6 bulan bertambah sekitar 85-140 gram tiap minggunya. Di usia ini bayi juga sudah mulai diperkenalkan makanan padat sebagai makanan pendamping ASI.

    Sementara untuk lingkar kepala, ukuran yang normal pada bayi 6 bulan adalah 40 sampai 45 cm. Lingkar kepala, panjang, dan berat badan bayi 6 bulan sudah diukur secara rutin sejak bayi baru lahir. Dari sini dokter dapat memantau perkembangan bayi.

    Lingkar kepala pada bayi menggambarkan perkembangan otak. Kepala bayi yang lebih kecil daripada seharusnya disebut mikrosefalus. Kondisi ini terjadi karena otak tidak berkembang dengan baik atau perkembangannya berhenti sebelum mencapai ukuran normal. Sedangkan ukuran kepala lebih besar daripada rata-rata dapat terjadi karena hidrosefalus. Pada kondisi ini, terdapat penumpukan cairan di dalam otak, dan akan memengaruhi perkembangan otak bayi.

    Memantau Perkembangan Bayi 6 Bulan
    Selain berat badan bayi 6 bulan dan tolak ukur lainnya dalam pertumbuhan fisik bayi, tingkat perkembangan bayi juga harus diperhatikan, meliputi:

    Kebiasaan tidur
    Bayi 6 bulan umumnya kerap sulit tidur. Ada bayi yang baru bisa tidur hanya bila digendong terlebih dahulu sampai tertidur, atau harus menangis dulu menjelang waktu tidur. Pada kondisi ini, orang tua harus lebih waspada terhadap gerakan bayi, untuk mencegah ia terjatuh dari tempat tidur. Orang tua sebaiknya membuat rutinitas sebelum tidur yang membuat bayi merasa nyaman. Anda juga harus memastikan bayi aman selama dia tidur.

    Komunikasi
    Selain berat badan bayi 6 bulan yang bertambah, kemampuan komunikasi juga mengalami peningkatan. Bayi sudah bisa tersenyum, tertawa, menanggapi orang lain, dan mengajak bermain. Agar perkembangan komunikasi dan kemampuan bahasanya menjadi lebih baik, Anda dapat membacakan cerita secara rutin.

    Bayi 6 bulan juga sudah mulai menanggapi suasana di sekitarnya. Buatlah bayi bermain di depan cermin, lalu ajaklah berbicara dan mengenal bayangannya. Dari sini, bayi akan belajar tentang dunia sosial, visual, dan perkembangan emosional.

    Pola makan
    Pertambahan berat badan bayi 6 bulan dapat didukung dengan pola makan yang benar. Di usia ini, bayi sudah bisa mulai mendapatkan makanan padat sebagai makanan pendamping ASI. Sebagai awal, berikan sereal yang sudah dilumatkan dengan ASI atau susu formula. Bayi akan beradaptasi dengan makanan yang lembut dan semipadat seperti ini, sebelum mengonsumsi makanan yang benar-benar padat.

    Banyak faktor yang harus diperhatikan selain panjang dan berat badan bayi 6 bulan. Selain pertumbuhan fisik, ada pula perkembangan lain dari bayi yang perlu diperhatikan, seperti kebiasaan dan kemampuannya berinteraksi. Tetaplah berkonsultasi pada dokter anak untuk memastikan tumbuh kembang bayi berjalan dengan baik dan sesuai usianya.

    Sumber: Alodokter



    Komentar Pembaca: