Selain Susu Sapi, Ada 5 Susu yang Kaya Gizi

    Senin, 5 November 2018 - 13:08 Editor : Redaksi Dibaca : 48 Views

    Menit.co.id Susu merupakan salah satu asupan yang banyak memiliki manfaat bagi tubuh. Selain sebagai sumber kalsium, susu juga mengandung protein dan lemak yang dibutuhkan sebagai sumber energi.

    Namun, banyak orang hanya mengenal susu sapi yang memang lazim diminum di masyarakat. Kenyataannya, tak semua suka atau bisa minum susu sapi, lho!

    Berikut beberapa alternatif susu sapi yang dapat menjadi pilihan untuk Anda dan keluarga.

    1. Susu kambing
    Mendengar susu produksi dari kambing mungkin membuat beberapa dari Anda bergidik, membayangkan bau khas kambing yang mungkin terbawa hingga ke produk susunya. Namun ternyata, susu kambing mengandung 15 persen lebih banyak kalsium dibandingkan susu sapi. Susu kambing juga menyimpan vitamin A, vitamin D, dan kalium yang lebih tinggi.

    Pada proses pengembangbiakan dan peternakannya, kambing lebih jarang hingga hampir tidak pernah diberikan terapi hormon, berbeda dengan sapi yang memang diternak untuk produksi daging dan susunya. Meski susu kambing memiliki kandungan asam folat, vitamin B12, dan zink yang lebih sedikit daripada susu sapi, susu ini tetap bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sedang mencari alternatif susu sapi.

    2. Susu domba
    Di Indonesia, susu domba mungkin lebih sulit ditemui dibandingkan dengan susu sapi atau kambing. Hal ini dikarenakan domba memang jarang menjadi hewan yang diternak di Indonesia. Kandungan susu domba hampir mirip dengan susu kambing, menyimpan lebih banyak mineral seperti kalsium, fosfor, zink, dan berbagai vitamin B dibanding susu sapi. Susu domba juga memiliki partikel lemak yang lebih kecil sehingga lebih mudah dicerna dan kaya akan yodium.

    Sayangnya, susu domba mengandung lebih banyak kalori dalam takaran yang sama dengan susu sapi, sehingga lebih berisiko meningkatkan berat badan. Perlu diketahui juga bahwa susu domba tidak disarankan menjadi alternatif susu sapi pada orang dengan intoleransi laktosa dan pengganti ASI atau susu sapi pada bayi dan balita.

    3. Susu kacang kedelai
    Susu yang berasal dari kacang kedelai adalah salah satu alternatif susu sapi yang paling sering ditemui di pasaran dan paling banyak dianjurkan oleh tenaga profesional. Susu soya tak hanya bisa dimanfaatkan bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa, tetapi juga dapat menjadi pilihan bagi mereka yang vegan dan vegetarian.

    Susu soya merupakan hasil perasan kacang kedelai yang kaya akan protein dan serat. Susu soya juga mengandung isoflavon, rendah lemak jenuh, kalsium, vitamin A, dan vitamin D.

    Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya gula tambahan yang digunakan sebagai penambah cita rasa pada beberapa merek yang dapat membuat susu soya justru menjadi tidak sehat. Anda bisa memeriksa kemasan produk susu soya tersebut untuk mengetahui adakah gula tambahan yang diberikan.

    4. Susu almon
    Selain susu soya, susu almon merupakan salah satu susu kacang-kacangan yang sering kali dikonsumsi sebagai alternatif susu sapi. Bahkan berbagai kedai minuman, terutama kedai kopi, telah menyediakan pilihan susu almon sebagai pengganti campuran dalam minuman bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi susu sapi.

    Susu almon merupakan salah satu alternatif susu sapi yang memiliki kandungan kalori cukup rendah. Seperti kacang almon, susu almon juga memiliki berbagai komponen nutrisi baik seperti protein, serat, kalsium, vitamin E, dan berbagai asam lemak tak jenuh tunggal.

    Namun sayangnya, proses penggilingan dan penyaringan susu almon membuat susu ini kehilangan banyak dari jumlah kandungan tersebut. Perlu diingat juga bahwa susu ini tidak bisa menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki alergi kacang.

    5. Susu beras
    Susu beras merupakan alternatif susu sapi yang paling minimal memicu alergi dibandingkan dengan alternatif lainnya. Susu beras biasanya dibuat menggunakan beras cokelat dan air, dengan tambahan pengental untuk meningkatkan tekstur dan cita rasa. Umumnya susu beras menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu hewan, gluten, soya, dan juga kacang sekaligus.

    Karena berasal dari beras, susu ini mengandung hingga dua kali lipat karbohidrat dibandingkan dengan susu sapi. Namun, susu beras juga mengandung lemak yang lebih rendah. Serupa dengan beras, susu ini juga memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, sehingga tidak cocok bagi mereka yang mengidap diabetes.

    Ada banyak alternatif susu sapi yang dapat menjadi pilihan jika Anda memiliki halangan untuk mengonsumsi susu sapi. Namun, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan Anda sebelum memilih susu yang akan dikonsumsi.

    (Klikdokter)



    Komentar Pembaca: