Menteri Pariwisata Respons Video Viral Sampah Plastik di Bawah Laut Bali

    Senin, 12 Maret 2018 - 21:48 Editor : Redaksi Dibaca : 1321 Views

    Menit.co.id – Belum lama ini, pariwisata Bali kembali mendapat sorotan dari dunia internasional. Namun bukan karena pencapaiannya melainkan karena kabar tercemarnya keindahan bawah laut Pulau Dewata karena sampah plastik.

    Hal itu terungkap lewat video wisatawan asal Inggris bernama Rich Horner yang mengabadikan kondisi bawah laut Bali. Dalam video itu, Horner merekam kondisi bawah laut di Manta Point, salah satu spot diving populer di kawasan Nusa Penida yang dipenuhi dengan sampah plastik dan bungkus makanan.

    Bahkan tidak jarang ikan-ikan yang ada di sana melesat melewati gundukan sampah itu. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya pun akhirnya angkat suara.

    “Yang pertama harus kita klarifikasi, akan lebih baik masukan itu kalau yang memberi masukan itu jelas, sehingga tidak seperti sekarang, ada temen lain di Lembongan bilang tidak seperti itu, itu harus diklarifikasi,” ungkap Arief Yahya saat ditemui usai Rapat Koordinasi Menaikkan Posisi Indonesia pada Kompetisi Pariwisata International.

    Meski demikian, Arief juga mengatakan akan menindaklanjuti hal tersebut dan berkoordinasi dengan sejumlah lembaga dan Kementerian terkait.

    “Kita tindak lanjuti akan hal itu, teman-teman dari Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan Kemenko Kemaritiman akan me-lead (memimpin) pembersihan sampah. Itu yang sekarang menjadi perhatian pemerintah pusat,” tambah Arief.

    British diver films himself swimming through a sea of plastic off Bali

    'So much plastic!': Diver Rich Horner captures video of himself swimming through a deluge of waste off the coast of Bali, Indonesia.

    Posted by The Guardian on 2018 m. kovo 6 d.

    Sebagai informasi, dalam video yang diunggah Horner pada 3 Maret 2018 lalu itu, ia juga menuliskan bagaimana arus laut membawa sampah-sampah tadi dan mengganggu keberlangsungan hidup hewan-hewan penghuni laut.

    Video tersebut menunjukkan Horner berenang melintasi sampah-sampah itu selama beberapa menit. Tidak hanya itu, video tersebut juga memperlihatkan banyak pula sampah yang mengambang di atas permukaan air laut.

    “Kantong plastik, botol plastik, gelas plastik, lembaran plastik, ember plastik, sikat plastik, sedotan plastik, keranjang plastik, kantong plastik, kantong plastik, plastik, plastik, begitu banyak plastik!” ucapnya dalam akun tersebut, dikutip dari laman The Guardian, Kamis, 8 Maret 2018.

    Ia juga mengatakan bahwa tak ada ikan pari manta yang ada di sana karena banyaknya sampah di bawah laut.
    “Kejutan, tidak banyak manta yang berkumpul di cleaning station ini. Mereka memutuskan untuk tidak mengganggu,” katanya lagi.

    Manta Point menjadi salah satu spot yang sering dikunjungi oleh banyak pari manta. Namun, dalam video tersebut hanya ada satu ekor manta yang terlihat di sana.

    (vvc/vvc)



    Komentar Pembaca: