Penonton Invasion Tempus Chronicles Bisa Lihat Ilusi Seni Instalasi

    Selasa, 18 September 2018 - 10:26 Editor : Redaksi Dibaca : 97 Views

    Menit.co.id Festival Electronic Dance Music (EDM) Invasion Tempus Chronicles sukses digelar pada Jumat (14/9/2018) malam.

    Ajang ini menghadirkan sederet DJ papan atas seperti Yellow Claw, Don Diablo, Andrew Rayel, Snakehips dan Sam Feldt. Ada juga 3 Kings dan Ivan Guih X Roni Joni yang jadi pembuka di lantai dansa.

    Selain dibuat bergoyang dengan sajian musik elektronik, para penonton Invasion Tempus Chronicles juga mendapatkan perspektif yang berbeda. Partygoers disuguhkan beberapa seni instalasi yang membuka pandangan mereka dalam melihat sesuatu hal.

    Seni instalasi itu terdapat pada labirin yang dinamakan Hei Tunnel ketika mereka akan memasuki area panggung. Setiap seni instalasi di dalam Hei Tunnel memiliki ilusi optik. Sehingga ketika seseorang melihatnya, seni instalasi itu akan memperlihatkan tampilan yang berbeda.

    Tampilan lukisan ini seolah mengikuti pandangan orang yang melihatnya. Foto: detikcom.

    Contohnya, saat memasuki Hei Tunnel partygoers disambut dengan tulisan ‘Cheers to the Unexpected!’. Namun setelah melewatinya, tulisan itu berubah menjadi ‘That’s Heineken!’ ketika dilihat dari sisi lainnya. Ada juga lukisan yang sudut pandangnya seolah mengikuti pandangan orang yang melihatnya.

    Kemudian sebuah set ruangan yang memberikan ilusi optik di mana setiap sisinya memberikan perspektif yang lebih dekat dan jauh.

    Total ada 10 seni instalasi yang ada dalam Hei Tunnel di festival Invasion Tempus Chronicles. Hei Tunnel sendiri dihadirkan oleh produsen bir global Heineken yang juga mensponsori acara tersebut.

    Marketing Manager Heineken Ria Sutrisno mengatakan dengan adanya seni instalasi dengan ilusi optik di Hei Tunnel ini pihaknya ingin memberikan sudut pandang yang berbeda kepada orang-orang agar mereka bisa menjalani hidup dengan lebih positif dan menikmatinya.

    “Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih fresh buat orang-orang karena message-nya adalah Heineken percaya bahwa kalau kita melihat hidup dengan sudut pandang yang lebih fresh pastinya orang akan jauh lebih positif jadi jauh lebih menikmati hidup juga,” kata Ria saat ditemui di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

    Ria mengungkap tujuan dibuatnya Hei Tunnel tersebut adalah untuk memberikan pengalaman yang lebih fresh dan juga bisa memberikan pengalaman unik dan menarik bagi para pencinta musik EDM.

    Set ruangan yang menghadirkan perpspektif berbeda ketika melihatnya. Foto: detikcom.

    “Jadi sebenarnya tujuannya adalah memberikan pengalaman yang fresh karena jarang juga kan konser musik yang menghadirkan art installation jadi kita ingin memberikan surprising news yang refreshing, juga pengalaman yang unik buat pengunjung dan penikmat EDM yang datang,” jelasnya.

    Ia melanjutkan, adanya seni instalasi tersebut tak lepas dari kampanye yang diusung oleh Heineken sendiri yakni ‘Welcome to a Fresher World’. Salah satu pesan yang ingin disampaikan kepada orang-orang adalah mengajak mereka untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

    Ia berharap seni instalasi ini bisa membawakan pesan kepada orang-orang bahwa dengan melihat dari sudut pandang yang berbeda akan memberikan dampak positif kepada hidup mereka.

    Ada juga seni instalasi dari botol miuman yang cantik ini. Foto: detikcom.

    “Semoga dengan adanya Hei Tunnel ini mereka teringat kembali bahwa sebenarnya tergantung perspektif kita saja sih melihatnya seperti apa. Kalau kita melihatnya dari sudut pandang yang lebih positif, lebih fresh tentunya kita akan lebih positif dan nggak gampang stres,” pungkasnya.

    Acara Invasion Tempus Chronicles dibuka oleh penampilan dari 3 King dan Ivan Guih X Roni Joni yang dimulai sekitar pukul 18.15 WIB.

    Lantai dansa mulai memanas ketika Sam Feldt tampil pada pukul 20.05 WIB. Ia beberapa kali me-remix lagu-lagu tekenal seperi ‘2U-Justin Bieber’, ‘This is What You Came for-Rihanna’, hingga ‘Waiting For Love-Avicii’.

    Puncaknya, partygoers diajak lebih terlena lewat genre trap yang dibawakan oleh Yellow Claw di penghujung performance.

    (dtc/dtc)



    Komentar Pembaca: