Tambah Tampan di Hari Jumat? Ternyata Ada Hadisnya

    Jumat, 8 September 2017 - 11:20 Editor : Redaksi Dibaca : 238 Views

    Menit.co.id – Diantara balasan yang Allah SWT berikan bagi orang yang melakukan ketaatan, Allah SWT jadikan dia semakin baik. Tidak hanya baik bathinnya, termasuk juga semakin baik fisiknya. Sehingga orang yang taat, akan ditambah kesempurnaan lahir batinnya.

    Ibnu Abbas menjelaskan pengaruh umum ibadah dan ketaatan, “Kebaikan itu menyebabkan wajah semakin cerah, cahaya di hati, keluasan rizki, kekuatan fisik, dan kecintaan di hati para hamba.”

    Hanya saja, tidak semua balasan amal kita diberikan di dunia. Dengan demikian, apa yang dinyatakan Ibnu Abbas, belum tentu dialami semua orang, juga belum tentu bisa dirasakan di dunia.

    Karena balasan yang sejatinya adalah akhirat. Sehingga jangan sampai tambah ganteng menjadi obsesi pertama ketika jumatan. Karena jika itu yang menjadi tujuan utama, jumatan anda bisa tidak bernilai.

    Lelaki mukmin semakin ganteng di hari jumat. Ini terjadi ketika di surga. Allah berikan nikmat tambahan bagi penduduk surga, berupa pasar.

    Di pasar surga, mereka bisa bertemu dengan sesama penduduk surga. Dan setiap kali mereka pulang dari pasar, mereka semakin tampan dan semakin menawan. Sehingga membuat para istri mereka keheranan.

    Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh di surga ada pasar, yang didatangi penghuni surga setiap jumat. Bertiuplah angin dari utara mengenai wajah dan pakaian mereka hingga mereka semakin indah dan tampan. Mereka pulang ke istri-istri mereka dalam keadaan telah bertambah indah dan tampan. Keluarga mereka berkata, Demi Allah, engkau semakin bertambah indah dan tampan. Mereka pun berkata, Kalian pun semakin bertambah indah dan cantik” (HR. Muslim 7324).

    Karena itu, pernyataan setelah jumatan tambah ganteng bisa jadi benar, dan bisa jadi perlu diluruskan. Apapun itu, obsesi kita adalah surga. Kita berharap semua ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah sebagai amal soleh. Demikian, Allahu alam.

    [Ustadz Ammi Nur Baits]



    Komentar Pembaca: