Dinas PUPR Dumai Modal Pembangunan Infrastruktur Rp87 Miliar

    Selasa, 19 September 2017 - 17:13 Editor : Redaksi Dibaca : 239 Views

    Menit.co.id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai mengelola anggaran sekitar Rp87 miliar untuk pelaksanaan kegiatan infrastruktur daerah.

    Dana sebanyak itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Rp 57 miliar dan APBD Rp30 miliar dengan tiga proyek puluhan miliar rupiah. Demikian disampaikan Kadis PUPR Dumai, M. Syahminan, Selasa (19/9/17).

    “Anggaran DAK digunakan untuk mendukung tiga paket proyek besar, yaitu peningkatan infrastruktur dengan rigid Jalan Kelakap Tujuh dan Sultan Syarif Kasim serta penyediaan sumur bor,” jelasnya.

    Dijelaskannya pria kelahiran Kabupaten Bengkalis ini, tiga pekerjaan bernilai besar sudah selesai lelang dan mulai dikerjakan. Diharapkan akhir tahun proyek tersebut selesai dikerjakan tanpa ada kendala.

    “Untuk proyek infrastruktur rigid Jalan Kelakap Tujuh sepanjang 2 kilometer menelan anggaran Rp37 miliar, Jalan Sultan Sarif Kasim Rp10 miliar dan pembuatan sumur bor penyediaan air bersih di kelurahan senilai Rp10 miliar,” katanya.

    Kemudian mengenai realisasi dari tiga pekerjaan berbiaya miliaran rupiah ini, kata dia, baru mencapai kurang dari separuh seratus persen penyelesaian, namun tetap akan digesa rampung menjelang akhir tahun 2017.

    “Bantuan DAK digunakan mendukung tiga proyek besar, ditambah anggaran daerah untuk pelaksanaan paket proyek infrastruktur lain, dan kesemuanya sudah ada dikerjakan dan masih ada proses lelang,” katanya.

    Kadis PUPR mengaku masih ada proyek fisik belum terlaksana, padahal penyusunan dokumen perencanaan sudah diselesaikan, sehingga penyerapan anggaran minim hingga September 2017 ini.

    “Pelaksana pekerjaan atau rekanan pemerintah diharap dapat melaksanakan kegiatan dengan baik dan sesuai ketentuan berlaku, agar hasilnya memuaskan dan sesuai ketentuan berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum,” pintanya.

    Syahminan juga mengakui bahwa anggaran pembangunan infrastruktur fisik tahun ini mengalami penurunan dan semua bidang terpaksa melakukan rasionalisasi kegiatan penting dan prioritas agar penggunaan efesien.

    “Rasionalisasi anggaran ini memiliki maksud dan tujuan baik dalam rangka pembangunan bagi Kota Dumai. Jadi program-program pembangunan bersifat mendesak wajib dilaksanakan,” pungkasnya.

    (zik/zik)



    Komentar Pembaca: