Menpora Tegaskan Jangan Biarkan Bendera Indonesia Dilecehkan

    Rabu, 23 Agustus 2017 - 18:16 Editor : Redaksi Dibaca : 181 Views

    Menit.co.id – Apel kebangsaan digelar sebagai puncak dari berkumpulnya Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) usai menjalankan tugas di Peringatan HUT ke-72 RI.

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi tampil sebagai Inspektur Upacara di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga (PPP PON) Cibubur, Rabu (23/8).

    Dalam kesempatan tersebut, hadir Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, yang juga merupakan Purna Paskibraka Indonesia Angkatan 1962.

    Bendera Indonesia yang dicetak terbalik di salah satu souvenir pembukaan SEA Games 2017 di Malaysia. (dok. REUTERS/Edgar Su)

    Di acara itu pula, Menpora kembali menyinggung insiden kesalahan panitia SEA Games 2017 yang menggambarkan bendera Indonesia terbalik di Malaysia. Ia menegaskan hal itu tak boleh dianggap masalah enteng.

    Menpora menyampaikan, lambang negara merupakan harga diri dan identitas bangsa. “Karena itu, para anggota Paskibraka akan terpatri bahwa sampai kapan pun tidak akan pernah rela Sang Saka Merah Putih dilecehkan termasuk dibalik warnanya oleh siapapun,” ungkapnya,

    Sementara itu, Menpora mengatakan acara ini sangat spektakuler karena baru kali dalam sejarah. Purna Paskibraka dan Paskibraka berkumpul dari provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka menguatkan rasa kebangsaan.

    “Bendera Merah Putih selamanya harus dikawal dan dijunjung tinggi agar jangan sampai siapa pun mengganggu bendera Merah Putih,” ucap Menpora Imam dikutip situs resmi Kemenpora.

    Menurut Imam, Paskibraka adalah miniatur persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di mana anggota Paskibraka mewakili provinsi dan kabupaten/kota masing-masing.

    “Paskibraka merupakan model kaderisasi revolusi mental pemuda yang seratus persen adalah Indonesia, seratus persen Pancasila, seratus persen Bineka Tunggal Ika, seratus persen berintegritas, seratus persen anti narkoba, seratus persen anti radikalisme dan seratus persen anti terorisme,” ungkap Imam.

    “Paskibraka bukanlah sekadar pasukan pembawa kain merah dan putih tapi lebih dari itu, anggota Paskibraka adalah penjaga martabat dan kehormatan sebuah bangsa bernama Indonesia,” tegasnya.

    “Anggota Paskibra adalah orang-orang pilihan yang diberi mandat untuk menjaga pusaka-pusaka dan bendera merah putih,” imbuhnya.

    (cnn/cnn)



    Komentar Pembaca: