Muluskan Izin, Walkot Cilegon Disebut Minta Uang Pelicin Rp2,5 Miliar

    Sabtu, 23 September 2017 - 20:52 Editor : Redaksi Dibaca : 240 Views

    Menit.co.idWali Kota Cilegon Iman Ariyadi sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perizinan Amdal. Klub sepak bola Cilegon United dimanfaatkan untuk menampung uang suap yang disamarkan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

    Iman disebut-sebut meminta uang Rp 2,5 miliar kepada PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) selaku pengembang dan PT Berantas Abiraya (BA) selaku kontraktor untuk pelicin perizinan pembangungan Transmart.

    “TIA (Iman Ariyadi) meminta sejumlah datang sebesar Rp 2,5 M supaya keluar izin Amdal. Akhirnya disepakati sebesar Rp 1,5 M,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (23/9).

    Sebagai perusahaan BUMN, KIEC tidak bisa memberikan dana cuma-cuma kepada Iman. Sebab itu, kedua perusahaan tersebut menyamarkan pemberian uang melalui dana CSR untuk klub sepak bola Cilegon United.

    PT KIEC menggelontorkan dana Rp 800.000, sedangkan PT BA memberikan Rp 700.000. “Mereka menyepakati seolah-olah ini sebagai CSR, Rp 800.000 dan Rp 700.000,” jelas Basaria.

    Ini dilakukan atas permintaan Iman. Diduga, klub sepakbola itu masih terkait dengan sang walikota Cilegon. “Kenapa dipilih karena atas perintah TIA,” kata Basaria.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: