Warganet Dumai Heboh Papan Bunga Bertuliskan “Pelakor” Mendadak Viral

    Sabtu, 17 Februari 2018 - 14:19 Editor : Redaksi Dibaca : 411 Views

    Menit.co.id – Kiriman papan bunga ucapan selamat atas pembukaan salah satu salon kecantikan di Kota Dumai, Provinsi Riau mendadak viral di jejaring media sosial mulai dari Facebook hingga Instagram.

    Bukan tanpa sebab, ternyata ucapan selamat dengan papan bunga tersebut dikirim salah seorang wanita yang selama ini kesal dengan pemilik salon tersebut.

    Pasalnya, pemilik salon tersebut sebut saja ‘Bunga’, diduga pernah merebut suaminya dan bahkan salon itu juga diketahui berasal dari modal dari suaminya.

    Uniknya, dipapan bunga itu ditulis, ucapan “Selamat untuk Pamela Pelakor dari Isteri Syah Suami yang Kau Rebut”.

    Papan bunga ini pun difoto dan diunggah ke akun facebooknya dengan nama akun Princes.

    “Halo teman-teman anti pelakor, meskipun sebagai orang yang pernah merasakan disakiti, saya tetap kasih penghargaan atas pembukaan usaha baru si pelakor,” ujarnya.

    “Dulu dia buka salon di Jalan Teratai, sekarang pindah,” ujar Princess Daisy Calvine seperti dikutip dari gonews.co, Jumat (16/2/18) kemarin.

    Papan Bunga Terspektakuler untuk Pelakor

    Posted by Princess Daisy Calvine on 2018 m. vasario 16 d.

    Diberitakan sebelumnya, bahwa isu dan pemberitaan yang menyebut-nyebut dengan kata pelakor saat ini sedang marak dan viral di jagad maya. Kata “Pelakor” sendiri adalah kata kekinian yang tentu saja tidak baku, singkatan dari perebut laki orang.

    Sebutan tersebut disematkan untuk wanita ketiga yang mengganggu rumah tangga orang lain dengan cara mendekati suami. Hingga orang ketiga ini menyebabkan pecahnya rumah tangga dengan bercerainya pasangan suami istri.

    Hal itu dikarenakan sang istri tak mau dimadu atau dipoligami oleh sang suami yang kepincut wanita lain. Nah, kisah haru dan menyedihkan akibat perbuatan “Pelakor” ini, juga dialami seorang perempuan asal Dumai, Riau.

    Sebut saja namanya Melati, (bukan nama sebenarnya). Melati menceritakan awal kejadian suaminya direbut rekannya sendiri hingga akhirnya ia bersabar dan menyadarkan suaminya kembali ke pelukannya. 2017 adalah tahun dimana Melati dan suami genap 19 tahun membina rumah tangga.

    Diusianya yang tergolong sudah cukup matang tersebut, tiba-tiba ‘badai’ itu datang menerpa rumah tangganya. Dimana suaminya ketahuan berselingkuh dengan perempuan lain yang diketahui merupkan salah satu alumni sekolah ternama di Dumai angkatan 1993. Sebut saja perempuan tersebut dengan nama Mawar.

    “Dia (Mawar,red) sekitar tahun 2010, atau 7 tahun yang lalu sudah ketahuan selingkuh dengan suamiku. Bahkan ia yang juga berstatus isteri orang, akhirnya bercerai karena ketahuan,” ujar Melati.

    Pada saat itu kata Melati, ia juga sempat marah besar dan sempat menggugat cerai. “Namun waktu itu suami saya berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, dan berjanji memperbaiki keluarga, kamupun rujuk,” tandasnya.

    Setelah beberapa tahun kemudian cerita Melati, suami Mawar pun meninggal dunia. Dari situlah, Mawar diduga kesepian dengan statusnya yang tak lagi bersuami alias menjanda. Hingga akhirnya sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya pada bulan Ramadan 2016, Mawar kembali hadir menjadi ‘duri’ dalam rumah tangga Melati.

    “Mereka kembali menjalin komunikasi sangat intim. Dan Allah maha besar, hubungan mereka kembali ketahuan. Saya masih berusaha sabar, meski keributan kecil sering terjadi,” urai wanita cantik yang kini menetap di Kota Depok, Jawa Barat ini.

    Hubungan keduanya lambat laun tak lagi sembunyi-sembunyi. Bahkan Mawar pun sering memposting statusnya di jejaring sosial dengan sebutan ‘Janda Ditinggal Mati’ yang sukses dalam berbisnis, memiliki usaha di Dubai.

    Namun ternyata, kata Melati, Mawar hanya menutupi kelakuannya ke teman-temannya. Padahal, barang-barang mewah yang ia pamerkan adalah pemberian suami Melati.

    “Yang saya enggak habis pikir, dia juga tak segan-segan dengan pedenya meminta barang-barang mewah ke suami saya di medsos,” tandasnya.

    “Bahkan saya juga tau, kalau dia bolak balik ke Jakarta, Surabaya, Dumai dan Duri, untuk bertemu dan memadu kasih dengan suamiku,” ceritanya sedih.

    Mawar pun diketahui telah memiliki usaha SPA di salah satu kota di Riau. “Dulu dia cuma karyawan salah satu perusahaan di Surabaya dan pindah ke Kerawang. Tapi sekarang mungkin tidak perlu kerja karena sudah memiliki usaha,” tandasnya.

    “Saya sebagai isteri sah, sudah memperingatkan dia untuk berhenti menjadi pelakor dan mulailah hidup baik-baik. Tapi sepertinya dia tidak menyerah dan justeru malah semakin menjadi-jadi,” ceritanya lagi.

    Melati pun hanya bisa pasrah dan berserah kepada yang maha kuasa. Ia juga sempat berterus terang menasehati Mawar, baik langsung maupun lewat jejaring sosial. Melati meminta agar Mawar sadar, tidak mempermalukan dirinya dengan mencari celah berusaha merebut suaminya.

    “Belum cukupkah selama setahun ini? Sudah banyak materi yang ia kuras. Padahal aku sudah ikhlas, dan kuanggap sebagai sedekah. Hanya satu tolong menjauhlah dari kehidupan kami, dan jadilah wanita baik-baik,” ceritanya menggebu-gebu.

    Namun sayang disayang, ternyata kata Melati, si Mawar tetap bersikeras untuk merebut suaminya. Bahkan iapun mulai berterus terang, meminya Melati bercerai dengan suaminya. Bahkan aksi Mawar ini, seperti didukung orangtuanya.

    “Saya percaya bahwa semua ajaran agama tidak ada yang mengajarkan menjadi perusak rumah tangga orang lain. Dan saya juga yakin, tidak ada orangtua yang mengajarkan kejelekan. Tapi dari cara mereka (orangtua Mawar, red) sms suami saya dengan berbagai alasan supaya dekat dengan anaknya, saya hanya bisa mengelus dada,” kata Melati.

    “Bahkan ketika saya emosi tak terkendali, saya hanya menumpahkannya di medos. Apa kamu sudah gila meminta saya cerai? Kamu mau tau kejelasan sampai kapan bisa menggantikan aku? Sampai kapan menunggu kami berpisah? Wah pokoknya semuanya saya tumpahkan karena menurut saya ini benar-benar gila, masak selir ingin jadi ratu,” tandasnya.

    Habis kesabaran, ia pun hanya berusaha berdoa kepada sang pencipta, meminta petunjuk agar diberikan jalan keluar. Singkat cerita, hingga akhirnya ia berfikir benar-benar ingin menceraikan suaminya. Namun faktanya Allah berkehendak lain.

    Niatnya ia urungkan, demi ketiga buah hatinya yang sudah menginjak usia remaja. Sang suami pun akhirnya sadar, bahwa apa yang ia lakukan merupakan kesalahan. Buah dari kesabarannya, Suaminya pun kembali ke “pelukan” Melati.

    “Meskipun pertengkaran hebat pernah terjadi, kami tetap bersatu demi anakanak kami, suamiku lebih memilih ratu yang asli daripada sekedar selir,”. Begitulah kesabaran Melati menghadapi sang suami, yang hampir saja di embat Palakor.

    “Saya tidak ingin memperpanjang masalah, saya ikhlas dengan semua harta yang ia miliki dari pemberian suamiku, termasuk mobil, tempat usaha dan lainnya. Saya hanya berpesan, wahai “Pelakor” berhentilah, carilah lelaki single sebagai pasangan hidupmu, kembali ke jalan yang benar, semua bukti-bukti sudah aku simpan, mulai dari foto dan video tanpa busana saat menggoda suamiku. Aku hanya ingin engkau sadar dan meminta maaf, itu saja,” harapnya.

    “Saya bukan dendam dan membuka aib. Namun saya hanya ingin berbagi pengalaman pahit, dimana ada tiga anakanak pintar yang tersakiti. Anakanak yang tak berdosa, namun dirampas kebahagiaannya. Supaya wanita lain bisa menjaga suaminya dengan baik dan tak bernasib buruk seperti saya,” tandasnya lagi.

    (rdk/rdk)



    Komentar Pembaca: