Mitsubishi Kembali Bicara Mobil Listrik, Kapan Meluncur ke Indonesia?

    Kamis, 6 Desember 2018 - 09:24 Editor : Redaksi Dibaca : 23 Views

    Menit.co.id Merek asal Jepang tersebut memang saat ini sudah memiliki deretan mobil listrik, di antaranya Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle dan Mitsubishi i-MiEV yang masuk kategori electric vehicle (EV/pure electric).

    Namun memang itu kembali lagi masih sekadar keinginan, sebab mereka masih belum menetapkan kapan produk ramah lingkungannya bakal benar-benar dicemplungkan, di pasar otomotif Indonesia.

    “Masih belum diputuskan untuk menjualnya ke pasar, tapi memang kami punya tujuan untuk melakukannya suatu saat nanti, tapi belum sekarang. Kami akan mencoba menjadi yang terdepan di mobil listrik, jadi kami sedang melakukan banyak adjusment untuk diluncurkan di indonesia secepatnya,” kata Ogi Ikematsu, Director of Coordination & Development Division PT MMKSI, Rabu (5/12/2018).

    Terkait dengan produk apa yang pertama kali akan dijual, Ikematsu belum mau mengungkapkannya. Namun, dirinya mengaku buat pasar di Indonesia, sebaiknya memang tahapannya dimulai dari hybrid dahulu baru kemudian ke listrik sepenuhnya, sembari menunggu pemenuhan insfrastruktur pengisian.

    Partisipasi Proyek “Charging Station” BPPT

    Mitsubishi Indonesia juga ikut ambil bagian pada proyek stasiun pengisian daya kendaraan listrik. Dua model kendaraan listrik mereka i-MiEV dan Outlander PHEV didemonstrasikan, bersama dengan bus listrik, sepeda motor listrik, sepeda listrik dan model kendaraan listrik lainnya.

    “Kami donasikan dua kendaraan listrik Mitsubishi i-MiEV dan 8 kendaraan SUV Plug-in Hybrid, Outlander PHEV, serta empat unit fasilitas pengisian daya cepat ke pemerintah lewat Kementerian Perindustrian, di mana model i-MiEV juga diterima oleh BPPT,” ujar Ikematsu.

    Kendaraan-kendaraan tersebut akan disertakan dalam serangkaian studi pemodelan, tentang bagaimana infrastruktur transportasi yang ada di Indonesia saat ini, dapat mengakomodasi kendaraan listrik. Termasuk menilai penggunaan kendaraan listrik di berbagai lingkungan, termasuk kota, kawasan wisata, dan pulau terpencil.

    (Kumparan)



    Komentar Pembaca: