7 Kali Bersuami, Semuanya Nyerah di Kaki Janda Seksi Ini

    Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:10 Editor : Redaksi Dibaca : 794 Views

    Menit.co.id – Semua orang sudah pasti hanya ingin sekali menikah dan membangun rumahtangga sekali seumur hidup sampai dengan rambut memutih dan maut memisahkan.

    Tapi bagi Jendes alias janda seksi ini, semua itu sepertinya hanya mimpi di siang bolong dan tak akan pernah bisa terwujud.

    Pasalnya, dari ketujuh pernikahan yang ia jalani, tak satupun bisa bertahan lama dan harus berakhir di meja pengadilan agama alias cerai.

    Perempuan 37 tahun yang tinggal di Rungkut, Surabaya ini memang bisa dibilang masih cukup seksi, mempesona dan menggairahkan bagi lelaki manapun.

    Bahkan, meski sudah tujuh kali melahirkan dengan suami yang berbeda, penampilan Jendes pun tak ubahnya bak model yang tetap modis dan kekinian.

    Untuk urusan karir, Jendes juga tak bisa dibilang remeh. Sebab, ia adalah perias pengantin dan tentor kecantikan. Sayangnya, semua itu tak sejalan dengan kehidupan asmaranya yang selalu menemui jalan buntu.

    Tercatat, ia pun paling lama berumahtangga hanya empat tahun saja, yakni dengan suami pertama. Selebihnya, dua tahun itu terbilang waktu yang cukup lama.

    Suami ketujuh yang sekaligus akan diceraikannya itu, sebutlah Keyok, dianggapnya terlalu sabar dan pendiam.

    “Suruh begini, iya. Suruh begitu, iya. Kalau diajak ngomong jawabnya cuma iya, iyo, iya, iyo. Kudu tak bogem aja,” kesalnya di Pengadilan Agama Klas 1A Surabaya.

    Alasan lain yang membuatnya mantap mengakhiri pernikahan adalah karena ia sudah tak lagi merasa cinta dengan Keyok.

    Jendes mengaku, rasa cintanya sirna setelah Keyok sudah tak bisa lagi ajak komunikasi. Kalaupun ada bahan pembicaraan, selalu berakhir dengan pertengkaran.

    “Yang sebelumya juga gitu. Sudah gak cinta lagi,” sebutnya. Jendes mengaku, perceraiannya dengan enam suami sebelumnya tak semuanya didasari akar masalah sama.

    Suami pertama diceraikannya karena cekcok terus. Sedangkan suami yang kedua kerap memukulinya. Sementara suami ketiga males dan tak mau kerja. “Jadi aku yang harus kerja menghidupi keluarga,” katanya.

    Meski mencoba bangkit dan menikah lagi, nasib baik tak juga menghampirinya. “Eh…dapat suami tukang selingkuh. Trus nikah lagi, lha kok gak kuat urusan ranjang. Yang sebelum ini, cek cok lagi,” bebernya.

    “Nasib apes, dapat suami kok selalu gak cocok,” sesalnya. Sementara Keyok, di depan hakim masih berharap agar biduk rumahtangganya dengan Jendes masih bisa diselamatkan.

    Maklum, selain baru menikah tak sampai dua tahun, buah hati keduanya pun masih berumur lima bulan. “Ya pengennya damai. Kasihan anak masa harus ditinggal,” tuturnya.

    (pjk/int)



    Komentar Pembaca: