Andika Tipu Para Wanita Kesepian Melalui Media Sosial Tinder

    Selasa, 4 Desember 2018 - 09:15 Editor : Redaksi Dibaca : 50 Views

    Menit.co.id Polisi meringkus seorang pria tersangka penipu bermodus kencan melalui aplikasi Tinder. Rata-rata para korbannya wanita kesepian. Korban terakhirnya seorang wanita berusia 41 tahun dan pelaku membawa kabur mobil korban.

    Menurut polisi, modus operandi si tersangka yang bernama Andika itu mula-mula mengontak calon korban melalui media sosial pencarian jodoh, Tinder. Tersangka lantas membuat janji bertemu di sebuah tempat, seperti yang dilakukannya pada korban terakhir yang bersepakat bertemu di sebuah pusat perbelanjaan di Depok.

    “Saat korban mulai lengah, tersangka membawa kabur mobil korban,” kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan, kepada wartawan, Senin, 3 November 2018.

    Pelaku dapat leluasa membawa kabur mobil korban karena memegang kunci dan kartu parkir. Korban terakhir itu sedang berbelanja dan si tersangka berpura-pura ingin keluar sebentar untuk merokok. Si korban awalnya tak menyadari sampai setelah sekian lama ditunggu-tunggu, pria yang baru bersamanya itu tak kembali.

    Andika dibekuk dalam pelariannya di wilayah Jakarta Pusat pada Minggu malam, 1 Desember 2018. Dia mengaku menipu sedikitnya empat wanita dengan modus operandi serupa, yakni memanfaatkan Tinder. Tetapi polisi tak memercayai begitu saja pengakuan Andika dan mengembangkan penyelidikan.

    Pelampiasan

    Menurut Andika, semua korbannya wanita kesepian yang memang sengaja ingin berselingkuh. “Rata-rata yang mau sama saya adalah wanita yang memang dia selingkuh dari suaminya. Saya tahu itu karena mereka yang curhat ke saya,” katanya kepada wartawan.

    Alasan para korban selingkuh, katanya, cukup beragam. Namun sebagian besar karena sudah tidak nyaman dengan suaminya. Justru para korban itu merasa nyaman dengan Andika karena sering menjadi tempat berkeluh kesah atau curhat.

    Andika berterus terang selektif memilih calon korban. Biasanya, yang ia incar adalah wanita karier atau pekerja kantoran. “Kalau istri pejabat saya belum nemu. Rata-rata ngakunya pada kerja,” katanya.

    Meski para korbannya wanita kesepian, Andika mengaku tidak memberikan layanan seksual. “Sumpah, Pak, belum ada yang saya apa-apain. Paling cuma saya ambil barangnya,” ujarnya.

    Dia berdalih yang dilakukannya tidak semata mencari keuntungan, melainkan juga mencari pelampiasan setelah istrinya berselingkuh dengan pria lain, lalu si istri meninggalkannya dalam kondisi bisnis terpuruk.

    Andika dijerat pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan yang ancaman hukumannya pidana penjara empat tahun. Polisi mengimbau masyarakat, terutama para wanita, waspada dan tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

    (Viva)



    Komentar Pembaca: