Bareskrim Sudah Kembalikan 3.565 Paspor Korban First Travel

    Kamis, 31 Agustus 2017 - 09:47 Editor : Redaksi Dibaca : 267 Views

    Menit.co.id – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, melalui Crisis Center korban First Travel, masih terus melakukan upaya pengembalian paspor para calon jemaah umrah yang tertipu. Sejauh ini sudah 3.565 paspor milik jemaah telah dikembalikan

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan, Jumat, 25 Agustus 2017 telah disalurkan 384 buah paspor.

    Pada Senin, 28 Agustus 2017, sebanyak 1.845. Sementara Selasa kemarin, sebanyak 1.327 paspor. “Jumlah pengembalian paspor sampai saat ini total 3.565 paspor,” kata Martinus, Rabu, 30 Agustus 2017.

    Jumlah yang dikembalikan ini masih kurang dari sepertiga paspor yang disita oleh penyidik Bareskrim dari First Travel yakni sebanyak 14.636 paspor.

    Sementara untuk laporan di Crisis Center telah mencapai 24.064 jemaah “Jumlah keseluruhan sampai hari ini dari online 7.040 dan manual 17.024,” ujarnya.

    Seperti diketahui, Crisis Center Bareskrim Polri memberikan sejumlah persyaratan bagi jemaah yang ingin mengambil paspornya.

    Persyaratan yang harus dibawa oleh jemaah yang ingin mengambil paspor di antaranya foto kopi KTP, nomor telepon seluler, serta permohonan pengambilan paspor.

    Kebut Penyelesaian

    Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto berjanji akan menyelesaikan masalah hukum First Travel secara cepat. “Dalam penentuan penegakan hukumnya, ini kami upayakan cepat ya,” kata Ari di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat.

    Hingga kini ada puluhan ribu jemaah yang menjadi korban penipuan First Travel. Mereka semua menanti kepastian apakah akan tetap pergi ke Tanah Suci atau dana yang sudah disetor dapat dikembalikan.

    Melihat hal tersebut, Ari menekankan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Mengingat polisi fokus pada porsi penegakan hukum.

    “Hanya untuk masalah bagaimana tindak lanjut terkait dengan masalah hak itu, yang tentunya kami masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait,” ujarnya.

    Ari mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang fokus mengembalikan sejumlah paspor milik calon jemaah. Namun penyidik turut fokus menelisik aset yang dimiliki bos First Travel.

    (vvc/vvc)



    Komentar Pembaca: