Belasan TNI Keroyok 2 Polisi Usai Selisih Paham di Tempat Hiburan

    Selasa, 25 Juli 2017 - 08:27 Editor : Redaksi Dibaca : 100 Views

    Menit.co.id – Gara-gara salah paham, dua anggota Polsek Serang Baru Kabupaten Bekasi, Bripka Wirya dan Brigadir Hendra Prasetyo dikeroyok belasan anggota TNI di tempat hiburan malam, Sabtu (22/7).

    Kedua korban babak belur hingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

    “Benar adanya, sebuah kesalahpahaman anggota polisi dengan anggota TNI,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra saat menengok korban bersama POM AD di RS Medirosa Cikarang, Senin (20/7).

    Asep tidak menjelaskan detail mengenai kesalahpahaman yang dimaksud. Kedua pihak yang terlibat berasal dari kesatuan Polres Metro Bekasi dengan Batalyon POM AD.

    “Kesalahpahaman ini tentunya berangkat dari individual dari masing-masing orang, kemudian membawa atribut Kepolisian dan juga dari TNI,” ujarnya.

    Polres Metro Bekasi bersama TNI AD segera menyelesaikan persoalan tersebut. Pihaknya juga melakukan pendekatan persuasif sehingga persoalan tersebut tak sampai melebar.

    “Kita komit, kasus ditangani secara profesional oleh Den POM AD, sesuai aturan yang berlaku, dan ini sebuah bentuk transparansi,” ungkapnya.

    Pihaknya mengapresiasi kepada POM AD yang menjenguk anggotanya sedang dirawat di RS Medirosa Cikarang. Apalagi anak buahnya mengalami banyak luka akibat pengeroyokan tersebut.

    Menurut dia, setelah dilakukan penyelidikan atas peristiwa itu pihaknya segera melakukan koordinasi dengan TNI.

    “Kita para pimpinan menyelesaikan secara cepat, pertama mengobati korban, kemudian pendekatan persuasif, sehingga tidak melebar persoalan ini,” katanya.

    Usai insiden tersebut, tempat hiburan malam, lokasi terjadinya perkelahian segera ditutup.

    Peristiwa itu bermula ketika tiga anggota polisi dihubungi penanggung jawab sebuah cafe bahwa ada keributan yang mengaku sebagai anggota TNI. Anggota polisi itu pun kemudian datang untuk mencari tahu persoalan keributan tersebut.

    Rupanya, tak lama polisi datang, sekelompok orang menggunakan sekitar sembilan sepeda motor berboncengan juga datang ke lokasi. Di lokasi, Bripka Wirya dipukul dan ditodong dengan benda menyerupai senjata api.

    Hal yang sama juga dialami oleh Brigadir Hendra. Akibat pemukulan tersebut kedua korban mengalami luka di bagian kepala karena diduga dipukul dengan menggunakan besi, double stick dan gagang senjata.

    Beruntung bagi Brigadir Eko, di mana pada saat kejadian sedang berada di toilet. Mengetahui kedua temannya babak belur, Brigadir Eko menyelamatkan temannya lalu membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    Bripka Wirya menderita luka kepala dan mendapatkan 16 jahitan. Sedangkan Brigadir Hendra mengalami luka sobek dan mendapatkan 22 jahitan.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: