Fakta Penangkapan Vanessa Angel Dalam Skandal Prostitusi Online

    Minggu, 6 Januari 2019 - 19:21 Editor : Redaksi Dibaca : 109 Views

    Menit.co.id Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar dugaan prostitusi online yang melibatkan artis. Kasus bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi setelah mendapat informasi adanya transaksi esek-esek di salah satu hotel di Surabaya.

    Polisi berhasil mengamankan empat perempuan yang tengah melayani pria di kamar hotel. Vanessa Angel, salah satu perempuan yang diamankan polisi. Menariknya, tarif kencan yang dibanderol untuk sekali kencan bersama artis tersebut mencapai Rp 80 juta rupiah.

    Berikut sejumlah fakta kasus prostitusi online artis tersebut:

    1.Izin nge-MC ke Surabaya
    Manajer Vanessa, Lidya terkejut mendengar Vanessa ditangkap. Vanessa sebelumnya berpamitan kepadanya dan mengaku mendapat job sebagai MC.

    “Tadi pagi dia bilang, ‘Mba saya ke Surabaya ya, isi di Sutos’ Karena Vanessa enggak ngasih tahu itu kerjaan dari siapa. Dia cuma bilang mau nge-MC sebentar ya. Kalau itupun baik, ya silakan,” ucap Lidya ketika dihubungi kumparan via telepon, Sabtu (5/1).

    Lidya juga menyebut bahwa Vanessa hanya menghabiskan waktu satu hari saja di Surabaya. “Aku enggak tahu acara apa, karena dia laporan nge-MC acara. Kerjaannya enggak dari saya,” tambahnya.

    2. Posting terakhir di Medsos sedang di Surabaya
    Vanessa Angel diketahui sedang berada di Surabaya, Jawa Timur. Hal tersebut diketahui melalui postingan InstaStory miliknya beberapa jam lalu.

    Vanessa mengunggah foto saat dirinya tiba di Bandara Juanda, Surabaya. Ia menuliskan sebuah keterangan dalam foto tersebut. “Menjemput rezeki di awal tahun 2019,” tulisnya.

    Vanessa juga tampak menuliskan sebuah lokasi yang diduga akan dikunjunginya saat berada di Surabaya. “Hello Surabaya! See you at @townsquaresurabaya,” tulisnya kembali.

    3. Diciduk di Hotel
    Vanessa diciduk oleh pihak kepolisian Polda Jawa Timur saat sedang menerima tamu dan berhubungan layaknya suami istri di salah satu hotel di Surabaya. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan usai menangkap Vanessa. Kasubdit V Cybercrime, AKBP Harisandi membenarkan penangkapan tersebut.

    “Iya, info itu benar. Terkait adanya artis VA dan seterusnya kami nyatakan masih dalam proses penyelidikan. Biar kami bekerja dan nanti disampaikan atasan kami,” ucap Kasubdit V Cybercrime, AKBP Harisandi, saat dihubungi, Sabtu (5/1).

    “Satu artis (VA) kita tangkap di salah satu kamar hotel berbintang di Surabaya sedang berhubungan intim meskipun bukan pasangan suami-istri. Sabtu (5/1) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Satunya sudah dibooking tapi perjalanan dari Bandara,” ujar Haris.

    4. Tarif Rp 80 Juta Sekali Kencan
    Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengungkapkan, sesuai penyelidikan petugas diketahui tarif kencan bersama artis ini dibanderol harga bukan main, mencapai puluhan juta rupiah. Setiap nama artis, harganya berbeda.

    Arman menjelaskan, ada dua artis yang sudah mendapat booking-an dari dua orang pria hidung belang serta sewa dua kamar berbeda dari sebuah Hotel Mewah di Surabaya Selatan.

    “Untuk tarif booking Vanessa Angel (VA) senilai Rp 80 juta. Sementara untuk AS dibanderol dengan harga Rp 25 juta sekali kencan,” terang Arman.

    5. Ditangkap Bersama 3 Orang Lain
    Vanessa digerebek sekitar pukul 12.30 WIB. Wadireskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara, menyebut dalam penggerebekan itu, Vanessa ditangkap bersama sejumlah orang lainnya.

    “Iya, ditangkap hari ini pada pukul 12.30 WIB. Ada 4 orang (yang ditangkap). Ada 1 orang yang kita duga sebagai tersangka. Kita duga muncikari,” ujar Arman saat dihubungi melalui sambungan telepon.

    Penggerebekan yang dilakukan polisi di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur ini dilakukan setelah aparat mendapat informasi adanya kegiatan prostitusi di hotel itu. Mereka kemudian mengamankan empat perempuan yang tengah melayani pria di kamar hotel dan melakukan pemeriksaan.

    (Kumparan)



    Komentar Pembaca: