Kronologi Bom Sisa Latihan Perang TNI AU dan Tewaskan Warga Rokan Hulu

    Kamis, 20 Juli 2017 - 12:24 Editor : Redaksi Dibaca : 292 Views

    Menit.co.id – Ledakan yang berasal dari TNT (bahan peledak) menewaskan seorang warga Suwanda (26) diketahui milik Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara Yonko 462 Pekanbaru Kamis (20/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

    Bahan peledak itu diduga belum disterilkan dari areal latihan menembak sehingga diambil warga yang memasuki areal tanpa izin.

    Akibatnya, ledakan pun terjadi dan Suwanda tewas seketika. Peristiwa itu terjadi ‎di Dusun Karya Tama, Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Selain korban meninggal dunia, ada dua orang luka parah dan tiga luka ringan.

    Direktur Latihan Paskhas TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) ‎Yudi Bustami mengatakan, sebelum kejadian memang pihaknya melakukan latihan di areal tersebut. Dia bersama pemerintahan setempat juga sudah mengingatkan agar warga tidak memasuki areal latihan.

    “Streriliasi belum selesai dilakukan pascalatihan Trisula terakhir yaitu serangan fajar pada pukul 05.00 Wib,” ujar Yudi.

    Namun ketika sterilisasi belum selesai dilaksanakan, warga bernama Fahmi masuk ke area tersebut dan menemukan sebuah kotak mirip seperti baterai aki.

    Fahmi lantas menyampaikan temuan itu kepada mertuanya, Ujun. Ujun kemudian meminta agar Fahmi membuang benda tersebut karena berbahaya.

    Fahmi menyimpan benda itu di teras rumahnya, ‎dan dia masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Tak lama kemudian, datang Suwanda dan melihat benda tersebut. Dia sempat menanyakan kepada Ujun prihal benda tersebut. Lalu Ujun mengingatkan agar Suwanda tidak bermain-main dengan barang tersebut.

    Nasehat Ujun tidak digubris Suwanda, dia kemudian mengutak atik kabel dalam benda itu hingga akhirnya meledak. Suwanda tewas seketika, dan warga lainnya yang berada di lokasi terkena imbasnya.

    “Kami bertanggung jawab maksimal terhadap keluarga korban. Yang mengalami luka juga sedang diobati,” kata Yudi.

    ‎Informasi yang diterima merdeka.com, korban akibat ledakan bom itu di antaranya Wanda (26) meninggal dunia. Sedangkan yang mengalami luka para Heru (28) dan Anto, mereka dirujuk ke Ruma Sakit Surya Insani.

    Dan untuk korban yang mengalami luka ringan, Asep Sopian (22), Reni Cahyani (20) dan Yogi (70). Mereka ada yang dirujuk ke RS Surya Insani, dan sebagian dirawat‎ di Puskesmas Rambah Samo.

    Sumber: merdeka



    Komentar Pembaca: