Mabes Polri: SP3 kasus Rizieq di Jabar, yang lain tunggu tanggal mainnya

    Jumat, 4 Mei 2018 - 21:29 Editor : Redaksi Dibaca : 681 Views

    Menit.co.id – Polisi memutuskan menghentikan penyidikan kasus dugaan penghinaan lambang negara yang dilakukan pemimpin FPI Rizieq Syihab. Keputusan ini lantas menjadi sorotan publik.

    Beberapa pihak menduga, ada intervensi dalam pengeluaran Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Bahkan, perwakilan Persaudaraan Alumni 212 mengklaim penghentian kasus Rizieq buah dari pertemuan mereka dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menampik spekulasi tersebut. Dia memastikan, terbitnya SP3 merupakan kewenangan mutlak penyidik polisi. Tanpa ada intervensi.

    “Tak bisa diintervensi itu penilaian penyidik,” ujar Setyo di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (4/5).

    Jenderal bintang dua itu juga menegaskan, SP3 kasus Rizieq ini tidak ada kaitannya dengan kesepakatan atau deal-deal tertentu. “Pengeluaran SP3 ini tidak ada deal-deal tertentu. Kepada siapapun,” ucap Setyo.

    Setyo juga menampik, SP3 kasus Rizieq berkaitan dengan hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Tim 11 Persaudaraan Alumni 212 beberapa waktu lalu.

    “SP3 sudah dikeluarkan pada bulan Februari 2018. Sudah disampaikan penyidik kepada penasihat hukum HRS (Habib Rizieq Syihab),” kata dia.

    Dia menjelaskan, SP3 dikeluarkan lantaran penyidik menilai tidak cukup bukti dalam menangani perkara tersebut. “Penyidik menilai kalau dilanjutkan tidak memenuhi unsur-unsurnya sampai tuntas,” tutur Setyo.

    Disinggung soal nasib kasus hukum lainnya yang menjerat Rizieq yakni chat bernada pornografi, logo palu arit di uang BI, penodaan agama, dan beberapa perkara lain, Setyo tidak memberi penjelasan.

    “Yang saya sampaikan di Jabar. (Apakah kasus lain akan di-SP3 juga) Tunggu tanggal mainnya,” ucap Setyo.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: