Modus Penyelundupan 1,6 Ton Sabu dari Kapal Besar ke Kapal Kecil

    Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:09 Editor : Redaksi Dibaca : 271 Views

    Menit.co.id – Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkoba Kombes Krisno Halomoan Siregar mengatakan narkoba jenis sabu seberat 1,6 ton yang diselundupkan dengan Kapal asal Taiwan melalui perairan Batam, diduga akan diedarkan di Indonesia.

    Untuk memastikan dugaan itu, penyidik harus melakukan pemeriksaan terhadap empat warga negara asing (WNA).

    “Mungkin saja di Indonesia atau mungkin tempat kita dijadikan transit untuk diedarkan ke tempat lain,” kata Krisno di Kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (24/2).

    Polisi menduga keempat tersangka bukan pemilik dari barang haram tersebut. Mereka hanya bertugas sebagai kurir membawa sabu 1,6 ton tersebut dari China ke Indonesia.

    Sejauh ini, polisi masih memburu pemilik atau aktor di balik penyelundupan sabu tersebut. Namun dari keterangan tersangka, ada pihak yang memberikan lokasi tujuan dari penyelundupan sabu tersebut.

    “Jadi ini mereka kan kurir atau transporter. Ada pihak lain yang mengetahui di mana diedarkan. Mereka diperintahkan oleh seseorang dari Negara China membawa ke Indonesia,” terangnya.

    Selain itu, modus penyelundupan sabu ini bukan pertama kali terjadi. Krisno menuturkan, modus yang dipakai para tersangka yaitu memindahkan narkoba dari kapal ukuran besar ke kapal dengan ukuran lebih kecil.

    “Ini yang sedang kami dalami. Modus seperti itu pernah kami temukan dari mother ship ke daughter ship,” ucap Krisno.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: