Muncul Desakan Lengserkan Muhammad Nasir dari Sekda Dumai

    Rabu, 9 Agustus 2017 - 09:37 Editor : Redaksi Dibaca : 129 Views

    Menit.co.id – Kabar pencekalan yang melilit Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muhammad Nasir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menjadi buah bibir dikalangan masyarakat.

    Bahkan sejumlah kalangan munculkan wacana untuk melengserkan Muhammad Nasir dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai. Dinilai roda pemerintahan Kota Dumai akan terganggu atas kasus yang dialami Muhammad Nasir.

    “Kami minta segera diganti. Kami tidak ingin roda pemerintahan tidak berjalan maksimal, mengingat pejabat terpenting di bidang administrasi Pemko Dumai sedang bermasalah,” kata Hendra, Sekretaris GNPK-RI Dumai, Selasa (8/8/17).

    Hendra juga menilai, atas kejadian ini menjadi pembelajar bagi Walikota Dumai Zulkifli AS dalam memilih seorang pejabat untuk menduduki posisi Sekda Kota Dumai selama lima tahun kedepan.

    “Ini pelajaran buat Walikota agar memfungsikan pegawai tempatan agar sungguh-sungguh memikirkan Dumai, inilah contoh pahit warga Dumai yang diperoleh selama ini,” jelas Hendra Gunawan.

    Hendra juga mengaku heran dengan kinerja Tim Pansel pada rekrutmen calon Sekda Kota Dumai beberapa waktu lalu. Tim Pansel yang didanai menggunakan uang rakyat, dinilai kurang maksimal kinerjanya.

    “Herannya waktu pengusulan untuk Sekda Dumai kok lolos pejabat yang sedang bermasalah dengan KPK. Kemudian apa tolak ukur kepala daerah meluluskan pejabat ini,” tanya Hendra sembari menggelengkan kepala.

    Sebagai data pendukung, Walikota Dumai, Zulkifli AS sebagai atasan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Muhammad Nasir mengaku prihatin usai mendengar kabar yang dialami Muhammad Nasir.

    Muhammad Nasir mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis ini batal berangkat ke Tanah Suci, lantaran paspornya dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Pencekalan itu diduga karena ia terlibat dalam dugaan korupsi sejumlah proyek di Kabupaten Bengkalis. Kasus ini sudah bergulir saat dirinya masih berada di Kabupaten Bengkalis.

    “Sebagai rekan dan pimpinan kita prihatin mendengar kabar itu. Apalagi sempat berbincang dengan beliau di Embarkasi Batam,” ujar pria disapa Zul AS saat ditemui di Media Centre Dumai, Selasa (8/8/2017).

    Walau demikian, Zul AS tidak tahu tentang proses hukum yang diduga terkait dengan Nasir. Bahkan ia masih menanti informasi pasti perihal proses hukum, yang diduga menjerat Nasir.

    Sebab saat berbincang, dirinya cuma mengetahui bahwa Nasir batal berangkat akibat permasalahan dokumen. Baru-baru ini informasi beredar pihak KPK telah meningkatkan status penyelidikan proyek multi years di Bengkalis.

    Pencekalan terhadap Muhammad Nasir diduga kuat dilakukan pihak Imigrasi atas permintaan Komisi Pememberantasan Korupsi (KPK).

    Pasalnya baru-baru ini informasi beredar pihak KPK telah meningkatkan status penyelidikan pembangunan tahun jamak jalan lingkar Pulau Rupat menjadi Penyidikan.

    Nilai proyek tersebut sebesar mencapai angka Rp 2,4 triliun dengan anggaran melalui APBN. Ini daftar proyek-proyek yang diduga menjerat Sekda Kota Dumai, Muhammad Nasir.

    1. Jalan Lingkar Pulau Bengkalis dengan nilai Rp 430 miliar dikerjakan BUMN PT. Wijaya Karya.

    2. Jalan Lingkar Pulau Rupat dilaksanakan oleh PT. Mawatindo dengan anggaran Rp 528 miliar.

    3. Jalan Poros Bukit Batu-Siak Kecil Rp 378 miliar perusahaan pelaksana kegiatan adalah PT. Artha Niaga.

    4. Jalan Lingkar Duri Barat Rp 369 miliar dikerjakan PT. Widya Sapta Colas

    5. Jalan Lingkar Duri Timur dilaksanakan PT. Nindya Karya Rp 235 miliar.

    Pengerjaan proyek tersebut diklaim pihak PU Bengkalis saat itu rampung merealisasikan pekerjaan pembangunan tahun jamak tersebut senilai Rp 1 triliun.

    (rhc/rhc)



    Komentar Pembaca: