Pengacara Zumi Zola Tegaskan Suap APBD Jambi Diawali Ancaman DPRD

    Jumat, 9 Februari 2018 - 20:57 Editor : Redaksi Dibaca : 167 Views

    Menit.co.id – Pengacara Zumi Zola, Muhammad Farizi, mengindikasikan masih ada pihak penerima suap dalam suap ‘ketok palu’ RAPBD 2018 Provinsi Jambi.

    Sebab, menurutnya kasus ini bermula ketika sejumlah anggota DPRD memaksa anak buah Gubernur Jambi Zumi Zola untuk memberikan uang ‘ketok’ agar RAPBD 2018 disahkan.

    Mereka mengancam tidak akan hadir saat rapat pengesahan. Sehingga terjadi tarik ulur. “Permasalahan ini diawali dari adanya upaya pemaksaan yang diistilahkan dengan ‘uang ketok’ dari oknum-oknum di DPRD,” ujar Farizi di kantornya, gedung Ariobimo, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (9/2).

    Saat ini baru satu orang tersangka dari pihak penerima suap, yaitu Supriyono anggota DPRD Jambi fraksi PAN. Menurut Farizi, Zumi Zola mengetahui siapa-siapa saja anggota DPRD yang menerima suap. Namun, dia tidak memberitahukan kepada kuasa hukumnya.

    “Sepengetahuan saya Zumi Zola sempat mendengar ada yang menginfokan seperti itu tetapi namanya tidak pernah disebut oleh Zumi Zola sampai sekarang,” kata dia.

    Farizi menilai Plt Sekda Erwan Malik yang lebih tahu perihal oknum-oknum itu. Sebab, saat terjadi tarik ulur pengesahan, Zumi Zola tidak terlibat secara langsung dengan anggota DPRD.

    “Yang paling tahu justru Plt Sekda. Plt sekda dengan kepala dinas karena itu di banggarnya kalau di banggar kepala dinasnya yang turun,” jelas dia.

    Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Pihak diduga sebagai pemberi suap yakni pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik dan Asisten Daerah III Provinsi Jambi, Saipudin serta pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Arfan.

    Sedangkan dari pihak legislatif yang telah ditahan dan diduga sebagai penerima suap, yakni Supriono anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: