Polisi Memburu Jaringan Satu Ton Sabu hingga ke Taiwan

    Rabu, 9 Agustus 2017 - 09:23 Editor : Redaksi Dibaca : 115 Views

    Menit.co.id – Tiga anggota jaringan penyelundup satu ton sabu di kawasan Anyer, beberapa waktu lalu, dibekuk di Taiwan oleh kepolisian setempat. Ketiganya berinisial AB, AP dan AS.

    “Kepolisian Taiwan informasikan ke kami bahwa sudah ditangkap,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta saat ditemui di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

    Sebelum penangkapan ketiganya, kepolisian Indonesia lebih dulu meringkus empat pelaku. Empat pelaku berpaspor Taiwan bernama Lin Ming Hui (bos), Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.

    Lin tewas ditembak polisi lantaran melawan saat ditangkap. Sabu yang hendak diselundupkan keempatnya digagalkan Tim Satgas Merah Putih di tepi pantai dekat Hotel Mandalika, Serang, Banten.

    Rencananya sabu tersebut bakal diedarkan di Jakarta dan sekitarnya. Sebelum menyelundupkan, tujuh pelaku membagi peran masing-masing.

    Dua pelaku lebih dahulu ke Indonesia pada 4 Juni 2017. Empat pelaku lainnya selanjutnya datang pada 6 Juni 2017 siang dan disusul 1 pelaku lainnya pada 6 Juni 2017 malam.

    Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, ketujuh pelaku dijemput oleh dua orang WNI. Kedua WNI tersebut bertugas sebagai sopir dan penerjemah bahasa.

    Mereka meminta disewakan rumah kepada dua WNI itu. Akhirnya mereka menyewa rumah di Perumahan Duta Garden, Cengkareng, Jakarta Barat yang disewa dengan biaya Rp 20 juta.

    Nico menambahkan, dengan tertangkapnya pengendali tersebut diharapkan jaringannya segera terbongkar. Menurut Nico, kepolisian Indonesia rencananya akan berangkat ke Taiwan guna mendalami jaringan ini lebih dalam.

    “Nanti tim dari Polda Metro Jaya akan berangkat ke Taiwan melakukan pemeriksaan kepada mereka untuk mengetahui bagaimana cara mereka menunjuk kapten kapal lalu mengambil barang di Myanmar lalu mengantar barangnya untuk siapa,” kata Nico.

    Nico mengharapkan ketiga pelaku dapat diboyong ke Indonesia untuk menjalani persidangan. Tim untuk menyelidiki jaringan sabu asal China ini pun telah dibentuk.

    “Di Jakarta, SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah dikirim kemudian Jaksa (Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta) yang menangani sudah ditunjuk oleh Bapak Wakajati,” kata Nico.

    Rekonstruksi penyeludupan sabu satu ton ini telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (3/8). Tiga tersangka asal Taiwan berinisial CWF, LGY dan HYL pun diboyong untuk memeragakan setiap adegan rekonstruksi itu.

    Dalam rekonstruksi ini dimulai saat para pelaku dijemput oleh seorang saksi berinisial AN menggunakan mobil. Usai dijemput, para tersangka ini langsung menuju tempat penginapan di Komplek Duta Garden, Cengkareng, Jakarta Barat.

    Polisi juga akan menggelar rekonstruksi di Hotel Mandalika, Serang, Banten yang menjadi lokasi awal pengungkapan kasus ini. Rekonstruksi di lokasi itu rencananya akan dilaksanakan hari ini.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: