Polresta Pekanbaru Periksa Pria Berinisial HS Terduga Perusak Baliho Demokrat

    Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:35 Editor : Redaksi Dibaca : 83 Views

    Menit.co.id Polisi memeriksa seorang terduga perusak sejumlah atribut termasuk bendera Partai Demokrat di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru Riau.

    Pendiri partai berlambang bintang mercy itu, Susilo Bambang Yudhoyono kecewa dan sedih bendera Demokrat dan sejumlah atribut yang dipasang kadernya disingkirkan dari lokasi dan dibuang ke parit hingga disobek.

    “Iya laporan sudah diterima Polresta Pekanbaru. Sementara satu orang diduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Sabtu (15/12).

    Meski telah diamankan, namun pria berinisial HS itu masih berstatus saksi. Keterangan HS masih dimintai polisi. Pemeriksaan terhadapnya pun masih berlangsung untuk mengetahui apa motifnya.

    “Soal motif belum. Masih dilakukan pemeriksaan,” kata Sunarto.

    Perusakan bendera Demokrat itu bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kota Pekanbaru. Bahkan secara bersamaan juga datang presiden Joko Widodo bersama pejabat negara lainnya.

    SBY bersama Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan dan sejumlah kader langsung menyisir lokasi perusakan bendera Demokrat. Raut sedih muncul dari wajah SBY.

    Dia memerintahkan anak buahnya untuk mengambil atribut yang dibuang ke parit dan disobek-sobek itu.

    Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief dalam cuitannya di Twitter menyebutkan, sebanyak 35 orang yang melakukan perusakan baliho Partai Demokrat tersebut.

    “Jumlah perusak atribut partai demokrat ada 35 orang yang dibagi dalam 5 kelompok, satu regu 7 orang. Mereka dibayar 150 ribu/orang,” kata Andi dikutip dari cuitan akun Twitter pribadinya.

    Namun kepolisian di Riau belum membenarkan data yang disampaikan Andi Arif, juga tidak ada bantahan.

    Untuk diketahui, SBY bertandang ke Riau bersamaan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo. SBY tiba di Pekanbaru pada Jumat siang kemarin (14/12), sementara Presiden Jokowi tiba pada malam harinya.

    Berbagai atribut dan bendera partai bertebaran di Kota Pekanbaru menyambut dua tokoh penting Indonesia tersebut.

    (Merdeka)



    Komentar Pembaca: