Usai Ciduk Asma Dewi, Polisi Kini Buru Bendaraha Grup Saracen

    Rabu, 13 September 2017 - 11:39 Editor : Redaksi Dibaca : 283 Views

    Menit.co.id – Polisi masih melakukan pendalaman terhadap Asma Dewi dalam kasus ujaran kebencian dan konten SARA yang dilakukan sindikat Saracen. Sebab dana yang kirim oleh Dewi sebesar Rp 75 juta akhirnya bermuara ke seseorang berinisial R.

    Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, R diduga merupakan bendahara Saracen. Sebab Dewi mentransfer uang Rp 75 juta ke NS yang kemudian dikirimkan ke R.

    “Apakah itu menjadi prioritas atau tidak, penyidik yang tahu, karena itu teknik penyidikannya mereka. Siapa yang mereka sasar? Itu mereka yang lebih tahu. Tapi kalau sudah disebut namanya, ya itu berarti tentu, ada dalam istilah anda tadi, radar,” katanya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

    Dia mengungkapkan, ada beberapa nama yang sempat disebutkan Dewi dalam kesaksiannya. Nantinya penyidik akan mendalami keterlibatan atau keterkaitan nama itu dalam kasus ini.

    “Pada saat seorang saksi, seorang tersangka menyebut nama, maka nama itu harus menjadi perhatian bagi si penyidik,” tutup Martinus.

    Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan Dewi ditangkap di Komplek Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), usai penyidik melakukan pendalaman dan menemukan adanya aliran dana dari Dewi ke anggota inti Saracen berinisial NS.

    “Penyidik sementara dapat info yang bersangkutan transfer uang senilai Rp 75 juta ke NS,” kata Setyo di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (11/9).

    Usai NS mendapatkan dana dari Dewi, dana tersebut langsung NS gunakan untuk membayar ke seseorang yang berinisial D. Dalam catatan pemindahan bank, tertulis atau disebutkan bahwa dana tersebut untuk membayar Saracen.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: