Agus Harimurti Yudhoyono Lakukan Safari Politik Jelang Pilpres 2019

    Rabu, 1 November 2017 - 09:19 Editor : Redaksi Dibaca : 720 Views

    Menit.co.id – Minat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) buat nyemplung ke dunia politik praktis semakin tampak serius. Setelah gagal di Pilgub DKI 2017, AHY langsung membentuk The Yudhoyono Institute.

    Di bawah bendera itu, AHY kerap bermanuver bertemu sejumlah tokoh politik nasional. AHY bukan kader Demokrat, namun kerap diperkenalkan oleh para elite Demokrat sebagai the next leader.

    Nama AHY juga sempat digaungkan untuk maju pada pagelaran Pilpres 2019. Bahkan, sudah ada desakan yang menduetkan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dengan AHY sebagai pasangan capres dan cawapres 2019.

    Prabowo Subianto

    Kerja-kerja politik juga sudah dilakukan oleh suami Annisa Pohan ini. Teranyar, Selasa (31/10) sore kemarin, AHY diam-diam bertemu dengan Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan.

    AHY didampingi Rachland Nashidik, Rico Rustombi, Andi Arief dan Husni Thamrin. Putra sulung SBY bersama Prabowo secara khusus mendiskusikan perlunya para pemimpin menemukan dan menyepakati common ground di tengah-tengah perbedaan-perbedaan politik yang wajar dalam demokrasi.

    “AHY dan Pak Prabowo cukup lama bertukar pikiran mengenai geo-politik internasional dan hubungannya dengan Indonesia,” kata Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik dalam pesan singkat.

    Namun, keduanya diyakini tak membahas soal Pilpres 2019. Meski duet Prabowo-AHY sempat mengemuka beberapa waktu lalu pasca Pilgub DKI 2017.

    “Di akhir pertemuan, Pak Prabowo dan AHY saling mendoakan bagi kesehatan dan kesuksesan masing-masing. Pertemuan berlangsung satu setengah jam dalam suasana serius tapi santai,” kata Rachland lagi.

    Basuki T Purnama Alias Ahok

    Sebelum bertemu Prabowo, Agus juga telah bertemu dengan sejumlah tokoh lainnya. Salah satunya yakni mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama. AHY tak segan menjenguk pria yang tersandung kasus penistaan agama itu di Rutan Brimob 17 Oktober 2017 lalu.

    Agus mengungkapkan, dia dan Ahok saling bercerita tentang kehidupan mereka masing-masing. Keduanya juga saling mendoakan satu sama lain.

    “Dan saling mendoakan semoga ke depan kami berdua bisa menjadi manusia yang lebih baik, dan bermanfaat untuk orang banyak,” kata Agus dalam akun Instagramnya.

    Jusuf Kalla

    AHY juga telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 28 Oktober lalu. Pertemuan itu berlangsung di kediaman JK di Makassar, Sulawesi Selatan. AHY diterima langsung oleh JK dan istri Mufidah, serta anak tertua wapres Solihin.

    “Silaturahim saja, dia sampaikan acaranya di Makassar, kunjungannya,” ungkapnya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (31/10).

    Di sela-sela pertemuan, AHY menyampaikan salam dari SBY untuk JK. JK pun membalas dengan menitip salam untuk Presiden RI keenam itu.

    “Saya juga menyampaikan salam ke pak SBY. Itu silaturahim biasa. Ya, merasakan saya ini dari Makassar tentu sebagai anak muda datang bersilaturahim,” ucapnya.

    Joko Widodo

    Jauh sebelum itu, AHY juga telah bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo pada 10 Agustus 2017 lalu di Istana Kepresidenan. Saat itu, AHY meminta Jokowi hadir dalam peresmian The Yudhoyono Institute. Sayang, Jokowi tak bisa hadir karena ada agenda kenegaraan lainnya.

    Setelah bertemu Jokowi, Agus pun diterima oleh putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka. AHY dan Gibran makan siang bersama. Pertemuan makin spesial karena masakan yang disugukan hasil karya Gibran sendiri.

    “Terima kasih Mas Gibran, enak sekali, luar biasa. Saya baru pertama kali makan gudeg dan bubur lemu tapi enak sekali,” ujar Agus kepada Gibran yang duduk di sampingnya.

    Anies Baswedan

    Saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI 16 Oktober lalu, AHY hadir di Istana. Dia langsung memberikan selamat kepada Anies Baswedan. Dalam kesempatan itu, AHY menegaskan sudah lama move on dari kekalahan Pilgub DKI dari Anies Baswedan.

    “Saya sudah lama sudah move on dari kapan. Dari 15 Februari lalu saya sudah menyampaikan ke pendukung AHY bahwa mari kita saksikan babak kedua ketika itu Pilgub Jakarta sehingga siapapun yang terpilih mari berikan dukungan secara moril, pemikiran, gagasan dan karya nyata,” kata Agus kala itu.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: