Benarkah Fahri Hamzah yang Sarankan Prabowo Tak Bicara Keras?

    Senin, 8 Oktober 2018 - 13:11 Editor : Redaksi Dibaca : 168 Views

    Menit.co.id Ketum Gerindra sekaligus capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku ada yang memintanya tidak berbicara keras. Apakah pihak yang dimaksud adalah Fahri Hamzah?

    Prabowo menyatakan orang yang memintanya tak berbicara keras merupakan pendukungnya. Awalnya Prabowo mengungkap banyak pihak yang menuding dirinya haus kekuasaan.

    “Ada yang sengaja datang ke saya memberi saran, ‘Pak Prabowo, kalau pidato jangan keras-keras’, dan dia orang baik, dia pendukung saya. Jadi saya bicara itu yang sejuk, pelan-pelan,” kata Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran ponpes di Jl Sukabumi, Cianjur, Minggu (7/10/2018) kemarin.

    Pernyataan Prabowo ini senada dengan apa yang disampaikan Fahri Hamzah hari ini. Ia berpendapat memang lebih baik Prabowo tampil lebih tenang.

    “Sekarang waktunya Pak Prabowo tampil lebih kalem, karena anak buahnya ini harus bergerak sesuai dengan mandat Pak Prabowo,” ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/10).

    Fahri bahkan juga memberikan saran kepada Prabowo. Ia meminta Ketum Gerindra itu fokus bekerja dan mendorong Prabowo lebih banyak tampil di hadapan publik.

    “Kerja saja, tunjukkan bahwa apabila Pak Prabowo jadi presiden, keadaan jadi lebih baik, rakyat akan lebih bahagia, sejahtera. Itu saja tunjukkin. Pak Prabowo harus makin konseptual,” kata dia.

    Pernyataan dua tokoh itu berkorelasi. Ini membuat tanda tanya, apakah pihak yang dimaksud Prabowo adalah Fahri Hamzah?

    Meski begitu, anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade membuat pernyataan berbeda. Ia menuding pihak yang melarang sang ketum bicara keras justru datang dari kubu sebelah, yang artinya lawan politik mereka. Pada Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga Uno berhadapan dengan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

    “Kubu sebelah pasti yang minta, ada seseorang yang lobi Pak Prabowo tidak keras-keras. Sekarang juga Pak Prabowo jangan bicara ekonomi. Jangan bicara soal ketampanan,” sebut Andre.

    Pernyataan Andre menimbulkan reaksi dari kubu Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketum PKB Muhaimin Iskandar meminta Prabowo membuka identitas pihak yang memberikan larangan kepadanya agar tak menimbulkan polemik.

    “Kalau ada, tolong Pak Prabowo tunjuk orangnya, nanti saya akan laporkan ke Pak Jokowi supaya tidak ada lagi hal-hal semacam itu,” tegas Cak Imin.

    (dtc/dtc)



    Komentar Pembaca: