Koopsusgab Wujudkan Kehadiran Negara dalam Memerantas Terorisme

    Jumat, 18 Mei 2018 - 01:28 Editor : Redaksi Dibaca : 218 Views

    Menit.co.id Langkah Presiden Joko Widodo yang merestui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) TNI yang akan menopang Polri dalam memberantas aksi terorisme didukung legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menyatakan bahwa pesan utama pengaktifan itu adalah hadirnya negara dalam pemberantasan terorisme.

    “Pesan yang ingin disampaikan Presiden Jokowi adalah negara hadir dan berusaha untuk memberantas terorisme dengan segala daya upaya. Ini seharusnya diapresiasi, bukan dibuat polemik baru,” kata Arteria di Jakarta, Kamis (17/5).

    Dikatakan, komitmen Jokowi memberantas terorisme seharusnya jangan diragukan. Misalnya, terkait belum disahkannya Revisi Undang-Undang Antiterorisme. Presiden sampai mengultimatum pihak-pihak terkait dengan rencana mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) bila revisi UU itu tak segera diselesaikan.

    “Itu luar biasa. Presiden pasang badan untuk melawan terorisme,” imbuhnya. Konsep Koopsusgab, ujar Arteria, masih dalam koridor hukum yang ada, karena bersifat perbantuan TNI terhadap Polri dalam hal pemberantasan terorisme.

    Teknisnya sudah detil dan sebaiknya tak dipandang akan bertentangan dengan Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT). “Semakin banyak yang membantu, yang bekerja, yang fokus dalam pemberantasan terorisme, justru akan semakin bagus. Tak perlu dibuat polemik,” kata dia.

     

    Sumber: BeritaSatu.com



    Komentar Pembaca: