Setya Novanto Ingin DPR Komusikasi dengan KPK soal Pansus Angket

    Senin, 12 Februari 2018 - 11:53 Editor : Redaksi Dibaca : 201 Views

    Menit.co.id – Pansus Hak Angket KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengeluarkan rekomendasi terhadap KPK.

    Sedikitnya ada empat aspek yang disoroti Pansus diantaranya; tata kelola anggaran, kelembagaan, Sumber Daya Manusia, dan kewenangan penegakan hukum.

    Dari aspek kelembagaan, Pansus hak angket meminta agar dibentuk dewan pengawas terhadap komisi antirasuah tersebut. Namun dewan pengawas tersebut dibatalkan.

    Sebagai mantan Ketua DPR, Setya Novanto mengatakan rekomendasi tersebut sedianya meningkatkan hubungan antara DPR dengan KPK.

    “Kalau dulu sebagai ketua DPR kita ingin bersama-sama KPK ingin membahas untuk musyawarah bersama antara DPR dan KPK. Yang jelas KPK ingin kerjasama dengan DPR,” kata Setya Novanto sesaat sebelum sidang kasus korupsi proyek e-KTP dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat , Senin (12/2).

    Disinggung lebih lanjut tanggapannya terkait dewan pengawas terhadap KPK, pria yang akrab disapa Setnov itu kembali pakem pansus hak angket dikomunikasikan dengan pihak terkait.

    Menurutnya, perlu dilakukan komunikasi agar sampul tersinkronisadi dengan adanya hal tersebut.

    “Bicara dengan KPK agar baik untuk semua pemerintahan dengan KPK agar ada sink bersama,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil rekomendasi yang dihimpun, Pansus hak angket umum 10 yang kemudian dibagi menjadi empat aspek.

    Dari aspek kelembagaan, Pansus hak angket meminta Presiden bangun struktur organisasi KPK sesuai dengan undang-undang nomor 30 tahun 2002.

    Kemudian, adanya lembaga pengawas independen bagi KPK yang terdiri dari unsur internal KPK dan tokoh masyarakat dengan integritas baik.

    (mdk/mdk)



    Komentar Pembaca: