Zulkifli Hasan Ungkap Penyebab kekalahan PDI Perjuangan di Pilgub Jabar

    Kamis, 28 Juni 2018 - 13:22 Editor : Redaksi Dibaca : 179 Views

    Menit.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) kurang tepat dalam memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Barat yakni TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.

    Pasalnya, calon nomor urut dua itu berada di posisi terakhir perolehan suara hitung cepat Pilkada Jawa Barat. “Figurnya saya kira. Misalnya Jabar figurnya mungkin kurang tepat,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6).

    Wakil Ketua MPR ini mengatakan, hasil pilkada juga akan bisa langsung memetakan basis dukungan jelang Pilpres 2019. Hal itu, kata dia, perlu diperhatikan oleh pada bakal calon presiden yang akan maju tahun depan.

    “Saya kira memang hasil pilkada ini kan memetakan basis-basis dukungan. Oleh kurang itu saya kira memang capres-capres harus betul-betul menghitung secara cermat,” ungkapnya.

    Diketahui, dari empat lembaga survei hitung cepat Pilkada Jawa Barat dimenangkan oleh pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Kemudian disusul oleh Sudrajat-Syaikhu diposisi kedua, lalu Deddy-Dedi dan posisi buncit isi oleh pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.

    Hitung cepat Lembaga survei SMRC juga mengunggulkan paslon nomor satu Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dengan total suara 32,26 persen, setelah 100 persen suara terkumpul pada pukul 17.50 WIB.

    Posisinya disusul oleh paslon Sudrajat-Ahmad Syaiku dengan suara 29,58 persen, posisi ketiga ditempati oleh Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan perolehan suara 25,38 persen persen, dan di posisi terakhir ada TB Hasanuddin-Anton Charliyan 12,77 persen.

    Sedangkan, hasil hitung cepat Litbang Kompas dan paslon Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan suara 32,54 persen. Disusul dengan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaiku dengan suara 29,53 persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan piutang 25,72 persen, dan terakhir ada TB Hasanuddin-Anton Charliyan 12,20 persen.

    Sumber: Merdeka



    Komentar Pembaca: