Langkah Mark Zuckerberg Hadapi Skandal Pencurian Data Facebook

    Kamis, 22 Maret 2018 - 14:52 Editor : Redaksi Dibaca : 682 Views

    Menit.co.id – CEO Facebook Mark Zuckerberg akhirnya buka suara lima hari setelah skandal pencurian data Facebook mencuat.

    Facebook sejak Jumat (16/3) lalu dihempas kabar dugaan penyalahgunaan data 50 juta penggunanya oleh lembaga konsultan publik yang bermarkas di London, Cambridge Analytica. Informasi pengguna Facebook tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2017 lalu.

    Dikutip dari CNN, Zuckeberg berjanji bakal mengambil serangkaian langkah untuk melindung data dan memperbaiki kepercayaan antara jejaring sosial dan penggunanya.

    “Kami memiliki tanggung jawab untuk melindungi data Anda dan jika kami tidak bisa, maka kami tidak pantas untuk melayani Anda,” tulis Zuckeberg dalam unggahan di Facebook.

    Ia mengaku telah memahami apa yang terjadi dan memastikan hal tersebut tak bakal terulang lagi. Untuk itu, Facebook akan mengambil langkah-langkah untuk lebih membatasi akses pengembang ke data pengguna, termasuk secara otomatis menghapus akses untuk aplikasi apa pun tang belum dibuka pengguna setidaknya dalam tiga bulan.

    Facebook juga akan mengumumkan alat yang akan membantu pengguna mencabut izin aplikasi untuk mengakses data mereka. Alat ini akan muncul di bagian atas linimasa Facebook pada bulan berikutnya.

    Facebook sebelumnya, mengatakan data nasabah yang disalahgunakan itu,awalnya dikumpulkan oleh seorang profesor untuk tujuan akademis sesuai dengan aturannya. Informasi itu kemudian dipindahkan ke pihak ketiga, termasuk Cambridge Analytica, yang melanggar kebijakan Facebook.

    Skandal tersebut membuat Facebook kehilangan US$50 miliar akibat anjloknya harga saham di awal pekan ini, seiring dorongan politisi Amerika Serikat dan Inggris yang memintanya untuk memberikan kesaksian.

    “Facebook akan bekerja sama dengan regulator melakukan investigasi terkait masalah Cambridge Analytica,” ungkapnya.

    (cnn/cnn)



    Komentar Pembaca: