Deportasi Abdul Somad, Begini Penjelasan Pemerintah Singapura

Deportasi Abdul Somad

Menit.co.id – Deportasi Abdul Somad oleh Singapura semakian riuh. Ustaz Abdul Somad mengalami perlakuan tidak mengenakkan pada awal pekan kemarin.

Dai kondang mengalami tersebut di tolak masuk oleh Pemerintah Singapura. Kabar deportasi Abdul Somad langsung viral di berbagai media sosial.

Dengan di tolak nya Ustaz Abdul Somad oleh pemerintah Singapura menimbulkan banyak kecaman terutama dari masyarakat Indonesia.

Kabar Ustaz Abdul Somad yang kerap di sapa UAS di tolak oleh pemerintah Singapura ini pun menjadi ramai di perbincangkan oleh netizen.

Tidak hanya ramai saja, warganet pun juga mempertanyakan alasan yang di berikan oleh pemerintah Singapura sampai-sampai mereka menolak UAS.

Ramainya gunjingan publik di dunia maya membuat Pemerintah Singapura melalui Kementerian Dalam Negeri nya mengeluarkan alasan mengapa mereka menolak UAS.

Secara garis besar, Pemerintah Singapura tidak melakukan deportasi Abdul Somad. Pemerintah Singapura melalui Imigrasi setempat menolak Abdul Somad masuk negaranya.

Penolakan itu tidak hanya menimpa Abdul Somad, Pemerintah Singapura juga menolak masuk 6 orang yang menjadi pendamping Somad saat masuk negara berikon Singa Putih itu.

UAS sendiri memasuki Singapura melalui pelabuhan Internasional Batam dengan kapal MV. Brilliance of Majestic pada pukul 12.50 WIB.

Dia pergi ke Singapura dalam rangka untuk berlibur di negeri tersebut bersama kerabat dan juga keluarganya.

Namun sayangnya ketika sampai di Singapura, UAS malah di tolak oleh pihak Imigrasi setempat. Padahal menurut Imigrasi Indonesia tidak ada masalah apapun dalam dokumen milik UAS.

Penolakan yang di lakukan oleh Pemerintah Singapura pun menjadi perhatian warganet. Kementerian Dalam Negeri Singapura mengeluarkan alasan resmi kenapa mereka melakukan hal tersebut.

Deportasi Abdul Somad, Ini Penjelasan Pemerintah Singapura

Melalui situs Kementerian Dalam Negeri Singapura yang di terbitkan pada Selasa, 17 Mei 2022 berikut adalah alasan dari penolakan pemerintah Singapura terhadap UAS.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Singapura, UAS di kenal menyebarkan ajaran ekstrimis dan segresi yang tidak bisa di terima dalam masyarakat multi ras dan juga multi agama di Singapura.

Pemerintah Singapura pun menyatakan menolak UAS untuk masuk ke negaranya karena Dai kelahiran Riau ini pernah mengkhotbahkan terkait bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik israel-palestina.

Pemerintah Singapura pun juga menduga bahwa UAS pernah membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain seperti Kristen.

Hal lain yang membuat pemerintah Singapura menolak UAS adalah karena Ustaz Abdul Somad secara terbuka menyebut non muslim sebagai kafir.

Itulah beberapa alasan yang disampaikan oleh pemerintah Singapura terkait ditolak nya UAS untuk masuk ke negara mereka.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS