Lima Nelayan Indonesia Ditangkap MMEA karena Langgar Zona Batas

  • Bagikan
Lima Nelayan Indonesia Ditangkap MMEA karena Langgar Zona Batas

Menit.co.id – Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia (MMEA) menangkap lima nelayan Indonesia yang ditemukan melanggar zona batas penangkapan ikan Malaysia pada Senin (22/3) waktu setempat.

Seperti dilansir The Star, Selasa (23/3/2021), Direktur Maritim Penang, Kapten Abd Razak Mohamed mengatakan kelima nelayan Indonesia itu ditahan setelah kapal penangkap ikan mereka terdeteksi oleh kapal patroli KM Burau selama operasi rutin.

“Kapal itu ditemukan sedang memancing sekitar 32,3 mil laut di sebelah barat Pulau Kendi sekitar pukul 5 sore waktu setempat,” katanya dalam keterangan tertulis.

BACA : Menanti Presiden Jokowi Memimpin Kapal Patroli di Perairan Natuna

“Di kapal itu ada lima awak kapal Indonesia, termasuk nakhoda, berusia antara 18-45 tahun dan tanpa dokumen identitas yang sah,” imbuhnya.

Kapten Abd Razak mengatakan para tersangka ditahan karena melanggar batas perairan Malaysia.

Kasus mereka akan diselidiki berdasarkan Pasal 15 (1) (a) terkait Undang-Undang Perikanan 1985.

Undang-undang itu mengatur penangkapan ikan tanpa izin dari direktur jenderal perikanan.

Jika terbukti bersalah, denda maksimal yang akan diberikan untuk nakhoda kapal sebesar RM 6 miliar, RM 500.000 untuk setiap anggota awak, serta hukuman penjara antara enam bulan hingga satu tahun.

Kapten Abd Razak mengatakan para nelayan dan kapalnya dibawa ke dermaga Galangan Kapal Batu Maung untuk tindakan lebih lanjut.

  • Bagikan