Militer Myanmar Gagal Menyerap Transisi Demokrasi Indonesia

  • Bagikan
Militer Myanmar

Menit.co.id – Sebelum Myanmar beralih ke pemerintahan semi-sipil pada 2011, kepemimpinan militer mempelajari dengan cermat model transisi demokrasi Indonesia.

Indonesia dan Myanmar sama-sama anggota ASEAN dan kedua belah pihak memiliki pengalaman sejarah yang sangat mirip.

Ditempa dalam wadah perjuangan kemerdekaan, militer kedua negara telah memainkan peran yang menentukan dalam pembentukan negara-bangsa mereka.

Militer memperluas perannya masuk ke dalam pemerintahan negara, kehidupan sipil dan konglomerasi bisnis yang mempengaruhi stabilitas nasional.

BACA : Penyelidik PBB Minta Kumpulkan Bukti Kejahatan Junta Militer Myanmar

Kemunculan Indonesia sebagai negara demokrasi modern, dengan masyarakat sipil yang berkembang dan angkatan bersenjata yang dihormati yang menikmati tingkat kepercayaan besar dari publik bahkan lebih besar daripada presidennya sendiri, menjadikannya model yang patut ditiru.

Pengurangan bertahap peran militer dalam politik dan transfer kekuasaan ke pemerintah sipil, meskipun ketegangan rasial dan keprihatinan separatis meningkat, dapat menjadi pelajaran bagi Myanmar.

“Namun tampaknya Myanmar meninggalkan pelajaran dari bab kedua sejarah Indonesia ini,” tulis Dr Nehginpao Kipgen, seorang pakar politik dan Direktur Eksekutif di Pusat Kajian Asia Tenggara, Fakultas Urusan Internasional Jindal, Universitas Global O.P. Jindal, India, dilansir Channel News Asia, Rabu (17/3).

Terinspirasi Soeharto?

  • Bagikan