Pesawat Terbesar di Dunia Hancur oleh Pasukan Rusia

Pesawat Terbesar di Dunia

Menit.co.id – Pesawat terbesar di dunia di laporkan telah hancur oleh pasukan Rusia di tengah invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina selama ini.

Restorasi di perkirakan menelan biaya £2,2 miliar. Melansir The Sun, pejabat Ukraina mengatakan pesawat terbesar di dunia itu parkir dekat Kyiv.

Pesawat itu hancur seletah di tabrak oleh pasukan Rusia. Antonov AN-225, yang di kenal sebagai Mriya Ukraina, adalah pesawat terberat yang pernah di buat dan telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade.

Kini pesawat di laporkan tidak beroperasi usai di hancurkan oleh pasukan Rusia. Di mana telah mengklaim merebut lapangan terbang Hostomel tempat pesawat itu berada pada hari Jumat.

Dalam sebuah tweet, Perusahaan Antonov mengatakan tidak dapat memverifikasi kondisi teknis pesawat sampai di periksa oleh para ahli.

Pada hari Minggu, perusahaan pertahanan negara Ukraina Ukroboronprom, yang mengelola Antonov, berjanji pesawat itu akan di bangun kembali menggunakan uang tunai dari Moskow.

“Pemugaran di perkirakan memakan waktu lebih dari 3 miliar USD (£ 2,2 miliar) dan lebih dari 5 tahun,” kata pernyataan itu.

“Tugas kami adalah memastikan bahwa biaya ini di tanggung oleh Federasi Rusia. Di mana telah menyebabkan kerusakan yang di sengaja pada penerbangan Ukraina dan sektor kargo udara.”

“Menurut Antonov Airlines, salah satu mesin di bongkar untuk di perbaiki dan pesawat tidak dapat lepas landas hari itu, meskipun perintah yang sesuai telah di berikan.”

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengecam penghancuran pesawat. Pesawat itu sebelumnya di gunakan untuk mengirimkan pasokan bantuan setelah gempa Haiti pada 2010 dan pasokan medis selama pandemi Covid.

“Rusia mungkin telah menghancurkan ‘Mriya’ kita. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan impian kita tentang negara Eropa yang kuat, bebas dan demokratis. Kita akan menang!” tulisnya di Twitter.

Belum dapat di pastikan seberapa parah kerusakan pesawat tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS