18 Maret 2024, Tarif Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Naik

Tarif Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

MENIT.CO.ID – Tarif Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) resmi naik mulai hari, Senin (18/3/2024). Berikut rincian tarif jalan tol Pekanbaru-Dumai.

PT Hutama Karya akan melakukan penyesuaian tarif pada kedua ruas tol tersebut pada 18 Maret 2024 Pukul 12.00 WIB.

Kenaikan tarif ini telah disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepmen PUPR Nomor 415/KPTS/M/2024 tentang Penyesuaian Tarif Tol Pekanbaru-Dumai.

Berdasarkan keputusan tersebut, tarif baru untuk kendaraan Golongan I (kendaraan kecil) naik sebesar 44,72% dari Rp118.500 menjadi Rp171.500.

Tarif Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terbaru 2024

Berikut rincian kenaikan tarif untuk golongan kendaraan lainnya:

  • Golongan I: Rp171.500 (naik 44,72%)
  • Golongan II: Rp257.000 (naik 44,72%)
  • Golongan III: Rp257.000 (naik 44,72%)
  • Golongan IV: Rp343.000 (naik 44,72%)
  • Golongan V: Rp343.000 (naik 44,72%)

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan, penyesuaian tarif tol ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasi dan meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan.

“Kenaikan tarif tol ini juga mempertimbangkan inflasi dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK),” ujar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya.

Hutama Karya mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu memperhatikan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol.

Pengguna jalan juga dapat melakukan top-up saldo uang elektronik di gerbang tol on-site maupun melalui aplikasi mobile banking.

Dampak Kenaikan Tarif Tol

Kenaikan tarif Tol Pekanbaru-Dumai diprediksi akan berdampak pada beberapa sektor, antara lain:

  • Harga barang dan jasa:┬áKenaikan tarif tol dikhawatirkan akan memicu inflasi, karena biaya distribusi barang dan jasa akan meningkat.
  • Volume kendaraan:┬áKenaikan tarif tol diprediksi akan membuat sebagian pengguna jalan beralih ke jalan non-tol, sehingga volume kendaraan di jalan tol Permai akan menurun.
  • Pendapatan masyarakat:┬áKenaikan tarif tol dapat berdampak pada pendapatan masyarakat, terutama bagi yang bekerja di sektor transportasi dan logistik.

Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir dampak negatif dari kenaikan tarif Tol Pekanbaru-Dumai, seperti:

  • Memberikan subsidi kepada masyarakat miskin dan kurang mampu.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan di jalan non-tol.
  • Mengembangkan alternatif moda transportasi.

Dengan demikian, diharapkan kenaikan tarif Tol Pekanbaru-Dumai tidak akan terlalu membebani masyarakat dan tidak menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah Riau.