Bulog Klaim 15 Ton Daging Kerbau Beku Terjual di Pekanbaru

  • Bagikan

Menit.co.id Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau – Kepulauan Riau menyatakan telah menjual 15 ton daging kerbau beku untuk memenuhi kebutuhan menyambut Ramadhan 1439 Hijriyah di Kota Pekanbaru.

“Hampir sebulan habis 15 ton daging kerbau beku kami pasarkan di Pekanbaru sebelum Ramadhan, ” kata Bidang Komersil Bulog Divre Riau – Kepri, Hendra Gunafi di Pekanbaru, Sabtu.

Menurut Hendra Gunafi permintaan akan daging kerbau beku sangat tinggi di Riau, khususnya Pekanbaru membuat pemasaran produk Impor India ini laris manis. Apalagi kebutuhan masyarakat akan daging meningkat menjelang Ramadhan.

“Itu baru untuk kebutuhan rumah tangga saja, diluarnya masih ada pengadaan khusus untuk restoran, hotel dan sebagainya yang membutuhkan dalam bentuk jumlah besar, ” katanya.

Menurutnya untuk daging beku khusus kebutuhan rumah tangga sudah dikemas dalam ukuran 1 kg per bungkus. Sementara untuk hotel dan restoran serta lainnya kemasannya beda.

Untuk pemasaran sebut Hendra selama ini Pekanbaru adalah wilayah pemasaran terbesar dan terbanyak baik ketegori kemasan rumah tangga maupun restoran dan hotel.

Bulog juga menggandeng 300 an Rumah Pangan Kita (RPK) setempat guna mendistribusikan.

“Daging beku yang habis terjual itu kita impor dari India sejak Jumat (13/4/ 2018) lalu,” ujar Hendra.

Dia menambahkan, untuk harga daging kerbau beku ini dibanderol Rp80.000 per kilogram.

Hendra mengaku, impor daging kerbau beku dilakukan karena daging lokal tidak mencukupi kebutuhan masyarakat saat ini.

“Apalagi menjelang Ramadhan, permintaan sangat tinggi, diperkirakan kebutuhan impor bisa mencapai 20 sampai 30 ton. Tapi di pusat saat ini stok cukup banyak. Kalau ada kekurangan di wilayah Riau, Kepri, kita akan tambah,” tutur Hendra.

Sementara itu salah satu RPK Balqis mengaku permintaan daging beku menjelang Ramadhan laris di Pekanbaru, bahkan kini stok habis masih menunggu orderan berikutnya.

Sementara harga jauh lebih murah, kalau sapi diecer Rp120.000 perkilogram, sedangkan kerbau beku hanya Rp80.000 perkilogram.

“Masyarakat sepertinya memiliki minat yang tinggi akan daging kerbau beku karena rasanya mirip daging sapi, sementara harganya jauh lebih murah selisih Rp40.000 perkilogram, ” katanya menambahkan.

Sumber: Antara

  • Bagikan