Harga BBM Non Subsidi Naik Rp200 Mulai 1 April 2021 di Sumatera Utara

  • Bagikan
Harga BBM Non Subsidi
Pegawai melayani pengisian bahan bakar di salah satu SPBU Pertamina di Jakarta, Sabtu (19/9/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.

Menit.co.id – Harga Bahan Bakar Minya (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan Rp200 per liternya.

Kenaikan harga ini mengikuti regulasi Peraturan Gubernur Sumatra Utara Nomor 01 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang naik dari 5 persen menjadi 7,5 persen.

“Mengacu pada perubahan tarif PBBKB yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, sesuai dengan surat edaran Seketaris Daerah Provinsi Sumut, per tanggal 01 April 2021, Pertamina melakukan penyesuaian harga khusus untuk BBM non subsidi di seluruh wilayah Sumut,” ucap Unit Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagut Taufikurachman dalam keterangan tertulis, Kamis (1/4/2021).

Taufikurachman mengatakan kenaikan harga ini hanya terbatas pada non subsidi. Sementara untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) tidak berubah.

Imbas kenaikan pajak ini, harga Pertalite naik dari Rp7.650/liter menjadi Rp7.850/liter. Pertamax naik dari Rp9.000/liter menjadi Rp9.200/liter. Pertamax Turbo dari Rp9.850/liter menjadi Rp10.050/liter.

Pertamina Dex dari Rp10.200/liter menjadi Rp10.400/liter. Dexlite dari Rp9.500/liter menjadi Rp9.700/liter. Harga Solar Non PSO alias non subsidi naik dari Rp9.400/liter menjadi Rp9.600/liter.

Taufikurachman memastikan bahwa kenaikan harga ini tak akan berpengaruh pada Program Langit Biru (PLB) di Medan.

Program ini sebelumnya menjadi strategi Pertamina untuk mendorong masyarakat lebih banyak menggunakan BBM dengan oktan tinggi yang notabene lebih ramah lingkungan sehingga dapat berdampak menekan pencemaran udara.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina tetap menjamin pasokan BBM aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Kami juga mengimbau agar masyarakat terus menggunakan BBM berkualitas sesuai peruntukan teknologi kendaraan,” ucap Taufikurachman.

  • Bagikan