Jembatan Gladak Perak Putus Terkena Erupsi Gunung Semeru

Jembatan Gladak Perak Penghubung Malang-Lumajang
Relawan memasang penghalang pada jembatan Besuk Koboan atau biasa disebut Gladak Perak yang putus di Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Jembatan penghubung jalur Lumajang-Malang tersebut putus akibat diterjang lahar dingin usai gunung Semeru meletus.(ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)

Menit.co.id – Jembatan Gladak Perak putus terkena dampak erupsi Gunung Semeru. Jembatan ini menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar mengatakan ada satu jembatan putus akibat terdampak erupsi, yakni Jembatan Gladag Perak yang menghubungkan Lumajang-Malang.

Adapun Jembatan Gladak Perak membentang sekitar 100 meter di atas Sungai Besuk Sat, tepatnya di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Laporan Kompas, Minggu (5/12/2021), jembatan ini biasanya di lalui kendaraan dari Lumajang tujuan Malang Selatan, seperti Kepanjen dan Dampit, begitu pula sebaliknya.

Akibat hancurnya Jembatan Gladak Perak, jalur lintas selatan Lumajang-Malang putus, sehingga lalu lintas di alihkan. Lalu-lintas di alihkan melalui jalur utara.

Saat ini, ada dua rute utama dari Malang ke Lumajang, yakni via Probolinggo atau jalur utara. Rute satunya adalah via jalur lintas selatan (Piket Nol dan Jembatan Gladak Perak).

Dengan terputusnya jalur lintas selatan yang hancur. Maka jalan utama via jalur lintas selatan tidak bisa di lalui.

Gunung Semeru meletus pada Sabtu (4/12) sore. Pengendara dari arah timur, seperti Lumajang dan Jember yang hendak ke Malang di alihkan via Probolinggo dan Pasuruan.

Sebaliknya, kendaraan dari arah barat, seperti Malang dan Blitar yang hendak menuju Lumajang dan Jember, di alihkan melalui jalur yang sama. Yakni via Probolinggo dan Pasuruan.

Sebagai informasi, saat ini Tol Trans Jawa baru sampai daerah Leces, Probolinggo. Bagi pengendara mobil yang ingin menggunakan jalan tol, mereka baru bisa memulai perjalanan dari sana.

Sementara itu, Probolinggo-Lumajang saat ini masih jalan biasa yang rawan kemacetan, terutama saat ada kendaraan besar yang mogok atau macet.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS