Len Industri Hadirkan LenSolar untuk Bumi Lebih Sehat

    Rabu, 19 Desember 2018 - 14:52 Editor : Redaksi Dibaca : 238 Views

    Menit.co.id Indonesia diberi karunia Tuhan sinar matahari sepanjang tahun yang bisa dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber energi alternatif di negara ini. Jika pasar ini dikembangkan, akan mendorong mengurangi ketergantungan kita pada sumber energi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil.

    Upaya ini sudah dilakukan PT Len Industri (Persero) dengan produknya LenSolar. Bisa dibilang LenSolar merupakan bisnis masa depan Len melalui anak usahanya PT Surya Energi Indotama (SEI) yang menghasilkan solusi pembangkit listrik tenaga surya tersebut.

    Saat ini sebenarnya pasar Indonesia sudah dibanjiri produk panel surya dari luar dan lokal. Beberapa diantaranya adalah PT Azet Surya Lestari, PT Wika Energi, PT Surya Utama Putra, PT Swadaya Prima Utama, Canadian Solar, Sky Energy, PT Sankeindo.

    Dikatakan Direktur Utama SEI Bambang Iswanto, Len sudah mengembangkan ini sejak 1997, yang dipasang di berbagai area remot di Indonesia. Produk Solar Power Plant System yang dikembangkan Len mampu mendistribusi 20 MWp energi kala itu.

    “Kini kapasitas produksi Len sudah mencapai 45 MWp per tahun. Ini merupakan kapasitas produksi terbesar yang bisa dihasilkan di Indonesia,” jelasnya, Rabu (19/12/2018).

    Dengan Solar Power Plant System mampu menjawab tantangan pendistribusian listrik bagi wilayah Indonesia yang tersebar pada ribuan pulau dan kondisi alam yang berbeda-beda.

    “Menggunakan genset dengan kondisi wilayah Indonesia yang dipisahkan pulau-pulau dan kondisi alam membuat pengiriman bahan bakar jadi sangat mahal,” ungkapnya.

    Saat ini Len menjajaki bisnis retail PV rooftop sebagai wujud dari ikut membantu Pemerintah meningkatkan target bauran energy mix sebesar 23% pada tahun 2025.

    Solar Power Plant System bisa digunakan bukan saja untuk perumahan, pabrik dan perkantoran, juga bisa untuk penerangan jalan, bandara dan infrastruktur.

    Bagaimana sebenarnya cara kerja Solar PV? Pada siang hari, PV mengubah energi dari radiasi sinar matahari menjadi energi listrik. Jika energi listrik yang dihasilkan PV melebihi jumlah yang dibutuhkan maka energi listrik akan diekspor ke jaringan PLN dan dicatat KWH meter.

    Sebaliknya, jika energi listrik dihasilkan PV tidak memenuhi, maka rumah akan disuplai listrik PLN dan penggunaannya dicatat oleh KWH meter. Energi listrik yang dihasilkan PV langsung dimanfaatkan untuk penggunaan kebutuhan rumah tangga.

    LenSOLAR merupakan produk pembangkit listrik tenaga surya dari PT Len Industri (Persero) yang kini dapat dinikmati oleh kalangan keluarga maupun perkantoran untuk memenuhi kebutuhan listrik. LenSolar juga menawarkan skema ekspor dan impor listrik pada jaringan listrik eksisting, sehingga dapat mengurangi tagihan listrik bulanan. Ada tiga tipe pilihan kapasitas, yaitu 1.5kW, 3kW, dan 5kW.

    Saat ini solar PV yang tersedia di PT Len Industri (Persero) adalah tipe 100 wp, 200 wp, 260 wp, 320 wp. Beberapa perusahaan dan pemerintahan yang sudah menggunakan LenSolar adalah PSDG ESDM (2015) dengan 156 KWp, Badak LNG Bontang dengan 340 kWp (2013), BPR KS dengan 40 KWp (2015), Bio Farma 18 kWp, dan Kantor Pusat Pertamina dengan 18 KWp juga.

    Solar Rooftop 50 KWp dibangun tahun 2011 dan dilanjutkan di gedung lain sebesar 19 kWp tahun 2017. Bahkan sejak 2011, juga telah terpasang LenSolar di berbagai stasiun KA di wilayah Indonesia serta tahun 2018 terpasang di berbagai perumahan di Jakarta dengan kapasitas listrik 5-6,5 KWp.

    Bambang menambahkan keunggulan LenSolar bukan saja dari segi komponen unggulan di modul panel surya PV-nya, On Grid Inverter dan kabel-kabel dan komponen proteksi menggunakan yang terbaik dikelasnya.

    “Kami juga memiliki layanan purna jual. LenSolar memberikan jaminan garansi sistem penuh untuk 1 tahun pertama. Untuk komponen PV module sendiri, terdapat jaminan kinerja 20 tahun ,degradasi output 1% per tahun, dan untuk On Grid Inverter memiliki garansi 5 tahun,” terangnya.

    Produk LenSolar dirancang oleh engineer bersertifikasi internasional, menggunakan software perancangan yang diakui internasional, komponen kelas dunia, dan didesain khusus untuk konsumen Indonesia.

    “Desain yang optimal untuk konsumen di Indonesia LenSolar dapat memberikan pengalaman pemasangan energi terbarukan yang unik untuk setiap konsumen, di mana konsumen dapat meminta sesi konsultasi dengan engineer LenSolar terkait kebutuhan energinya,” terangnya.

    Bambang menyebut, konsumen LenSolar dilayani sesuai kebutuhan, konsumen diberikan informasi secara menyeluruh terkait produk LenSolar dan ini akan melindungi konsumen dari kemungkinan pembelian dan pemasangan produk PLTS melebihi kebutuhan.

    “Dari mulai survey, desain, pemasangan, komisioning, hingga purnajual, konsumen akan dilayani oleh tenaga-tenaga profesional,” tuturnya.

    Lebih jauh Direktur Utama Grup Len Industri Zakky Gamal Yassin, solusi LenSolar merupakan kontribusi BUMN dalam energi terbarukan di Indonesia.

    “Untuk diketahui bahwa dengan menggunakan PLTS, kita bisa membantu menekan produksi CO2 di udara hingga 1,05 ton per KWp per tahun per kapasitas terpasang. Artinya dukungan kita menjadikan bumi ini lebih sehat sangat besar dengan menggunakan LenSolar,” tegasnya.

    Dan terpenting adalah penghematan yang bisa dicatat dalam laporan keuangan rumah tangga atau perusahaan jika kebutuhan listriknya juga dipasok dengan PLTS menggunakan LenSolar.

    “Untuk komponen modul PV dari LenSolar, Selain sudah mendapat sertifikasi TUV Nord, badan sertifikasi yang berkantor pusat di Jerman,bisa menghasilkan efisiensi 13-19%,” imbuh Zakky.

    Sebagai ilustrasi, produk LenSolar dengan kapasitas 1,5 KW bisa menghemat hingga Rp 3 juta per tahun. Ini untuk modul terkecil terpasang. Untuk produk LenSolar dengan kapasitas 3 KW bisa menghemat hingga Rp 6 juta per tahun. Sementara produk LenSolar dengan kapasitas 5 KW penghematan bisa mencapai Rp 9,6 juta per tahun.

    (rdk/rdk)



    Komentar Pembaca: