Pentingnya Pendataan Non-ASN untuk Rekrutmen CPNS-PPPK 2024

Pendataan Non ASN

MENIT.CO.ID – Bagi para tenaga kerja honorer, tercatat dalam pendataan non-ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan langkah penting untuk mengikuti proses pendaftaran rekrutmen CPNS-PPPK 2024.

Segera akan dibuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menetapkan sebanyak 1,28 juta formasi akan dibuka untuk memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemenpan RB menegaskan bahwa rekrutmen PPPK 2024 ditujukan khusus bagi tenaga non-ASN dan eks Tenaga Honorer Kategori 2 (THK-2) yang telah terdaftar dalam basis data BKN.

Namun, bagaimana cara memastikan status terdaftar dalam pendataan non-ASN?

BKN telah memberikan panduan kepada tenaga honorer mengenai cara memeriksa status pendataan non-ASN.

Melalui akun Instagram @bkngoidofficial, BKN menjelaskan bahwa cara untuk memeriksa status pendataan non-ASN adalah dengan berkoordinasi dengan Unit Pengelola Kepegawaian di tempat Anda bekerja saat ini (Biro SDM/BKD/BKPSDM).

BKN menekankan bahwa proses pendataan Non-ASN telah selesai dilakukan pada Oktober 2022 dan belum ada kebijakan baru terkait pendataan ulang.

Pendataan non-ASN ini juga berlaku bagi tenaga honorer guru dan tenaga honorer kesehatan.

Kelompok yang Termasuk dalam Pendataan Non-ASN

Berdasarkan Surat MenPAN-RB B/1511/M.SM.01.00/2022 tentang Pendataan Tenaga Non-ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah, hanya ada dua kelompok yang termasuk dalam pendataan non-ASN:

  1. Tenaga honorer kategori II yang terdaftar dalam database BKN.
  2. Pegawai non-ASN yang bekerja pada instansi pemerintah.

Namun, kelompok tersebut tetap harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti:

  • Menerima pembayaran langsung menggunakan APBN untuk instansi pusat dan APBD untuk instansi daerah, bukan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa, individu, atau pihak ketiga.
  • Diangkat oleh pimpinan unit kerja.
  • Telah bekerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2021.
  • Berusia antara 20 hingga 56 tahun pada 31 Desember 2021.

Kelompok yang Tidak Termasuk dalam Pendataan Non-ASN

Di sisi lain, beberapa kelompok pegawai non-ASN tidak akan dicatat dalam pendataan ini, seperti satpam, pengemudi, petugas kebersihan, dan lainnya.

Pegawai dengan Surat Kontrak atau SK di atas kontrak tahun 2021 juga tidak termasuk dalam pendataan ini. Selain itu, Badan Layanan Umum (BLD) dan pegawai dengan masa kerja kurang dari satu tahun juga tidak termasuk dalam kelompok yang didata.