PT CPI Serahkan 15 Bibit Sapi ke Petani Muda Riau

    Jumat, 14 Desember 2018 - 16:29 Editor : Redaksi Dibaca : 80 Views

    Menit.co.id Sekelompok petani muda Riau yang tergabung dalam Kelompok Pertanian Terpadu (KPT) Rokan Hulu Bumi Lestari hari ini menerima bantuan 15 ekor sapi dan peralatan pertanian dari PT Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI).

    Serah terima dilakukan oleh General Manager PGPA Assets, Sukamto Tamrin, kepada ketua KPT Rokan Hulu Bumi Lestari, Imran Tambusai, dalam acara panen hasil pertanian dan sarasehan di lahan Pemuri (Petani Muda Riau), di Jl. Sialangbungkuk, Kulim, Pekanbaru.

    Acara ini dihadiri oleh, antara lain, wakil-wakil pemerintah kota Pekanbaru dan beberapa instansi terkait di Riau, anggota Komisi VII DPR RI, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pekanbaru, ibu-ibu anggota kelompok tani, manajemen Chevron, dan para pemuka masyarakat lainnya.

    “Kami memberikan bantuan ini setelah melakukan asesmen yang ketat. Anakanak muda ini tidak hanya punya idealisme, pengetahuan tentang pertanian, tapi juga etos kerja yang tinggi. Kami melihat prospek pertanian terpadu ini ke depan. Saya bangga karena mereka punya keinginan kuat untuk menolong diri sendiri dan orang lain,” tambahnya setelah mengetahui bahwa para petani muda itu memberdayakan masyarakat tempatan untuk memanen hasil pertanian. Ia juga menghargai kesediaan mereka untuk berbagi ilmu dengan siapa saja yang berminat serius.

    Bantuan bibit sapi dari PT. CPI ini merupakan bagian dari program Investasi Sosial di bidang Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Selama beberapa tahun terakhir, SKK Migas dan PT. CPI telah mendukung kegiatan pertanian terpadu di berbagai wilayah operasi PT. CPI di tujuh kabupaten/ kota di Provinsi Riau.

    Untuk mendukung pertanian terpadu yang berkelanjutan, UKM dan akses ke pembiayaan mikro, Chevron telah memberikan bantuan pelatihan dan pendampingan kepada lebih dari 1.500 penerima manfaat di sektor pertanian, peternakan, budidaya ikan dan UKM di wilayah operasi Chevron di Riau.

    “Tujuan kami tak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat kemandirian ekonomi,” tandas Sukamto. “Hal ini sesuai dengan falsafah perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” katanya.

    (rau/rls)



    Komentar Pembaca: